Kelima, mendesak pihak kepolisian, khususnya Polres Sikka, agar dapat mengusut dan menemukan pemilik akun Facebook All Us untuk dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
Keenam, mengingatkan dan menegaskan kepada seluruh pihak agar peristiwa yang berkaitan dengan penghinaan kepada agama apapun agar tidak terjadi lagi di media sosial maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Dan ketujuh, menegaskan bahwa pernyataan sikap ini hanya berkaitan dengan tindakan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang menyakiti perasaan umat Islam, dan tidak mempunyai kaitan atau hubungan dengan permasalahan HGU yang sedang terjadi di Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ihsan Wahab memastikan MUI Sikka tidak akan melaporkan kasus penghinaan tersebut ke Polres Sikka. Bagi MUI, kata dia, pernyataan sikap yang disampaikan sudah cukup mewakili umat Islam yang terluka atas postingan akun Facebook All Us.
“Semoga polisi segera secepatnya mengusut pelaku, sehingga memberi rasa nyaman bagi umat Islam, sekaligus memberi pelajaran kepada semua pihak untuk tidak mencoba membuat pernyataan yang menyinggung dan melukai orang lain,” ujar Ihsan Wahab di Lantai 2 Rektorat Universitas Muhammadiyah Maumere.
Saat memberikan keterangan pers, Ihsan Wahab didampingi jajaran pengurus MUI Sikka, Pimpinan Universitas Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












