“Permintaan Saudara (Kuasa Hukum SN, Red) patut dipandang sebagai upaya menekan dan mendesak klien saya agar mengalihkan tindak pidana kekerasan seksual yang dialaminya dengan menempuh penyelesaian melalui lembaga adat setempat,” simpul Fransisco Sondy.
Dia menegaskan MD alias Ina telah direndahkan harkat, martabat dan harga dirinya sebagai sorang perempuan akibat tindak kerasan seksual oleh SN.
“Korban mengalami trauma, depresi, tekanan psikis serta rasa malu di hadapan suami, keluarga, dan masyarakat luas,” ungkap Fransisco Sondy.
Terhadap somasi dan tanggapan atas somasi, Fransisco Sondy menegaskan kepada Kuasa Hukum SN untuk segera mencabut somasi terhadap MD alias Ina dalam jangka waktu 1 minggu terhitung sejak surat tanggapan dan keberatan terhadap somasi diterima.
Fransisco Sondy juga meminta Kuasa Hukum SN segera mengklarifikasi dan meminta maaf kepada MD alias Ina melalui media online, elektronik dan media cetak dalam jangka waktu 1 minggu terhitung sejak surat tanggalan dan keberatan terhadap somasi diterima.
“Jika dalam waktu 1 minggu terhitung sejak surat ini diterima, Saudara mengabaikan dan tidak mengindahkan, maka kami akan menempuh langkah hukum selanjutnya baik pidana maupun perdata,” ungkap Fransisco Sondy.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












