Membedah Arogansi Ahok Versus Leadership Simon Mantiri: Sebuah Analisis dalam Membenahi Tata Kelola Energi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 22 Maret 2025 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,952 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rogger Evantino saat diwisuda pada Pebruari 2024 lalu di Kampus Universitas Pertahanan RI

Rogger Evantino saat diwisuda pada Pebruari 2024 lalu di Kampus Universitas Pertahanan RI

Secara khusus, Kilang Balikpapan dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi dari semula sekitar 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Selain peningkatan kuantitas, proyek ini juga bertujuan untuk memperbaiki kualitas hasil produksi dengan teknologi terkini yang mampu menghasilkan BBM yang lebih rarnah lingkungan. Peningkatan kapasitas ini juga memungkinkan kilang mengolah minyak mentah jenis berat yang sebelumnya tidak dapat diproses secara efisien.

Namun faktanya proyek strategis nasional seperti Kilang Balikpapan yang sejatinya memperkuat ketahanan energi justeru disabotase dari dalam dengan pesta pora para “orang-orang senang” (nama group whatssapp Riva dkk) dengan keuntungan pat gulipat guna memperkaya diri dan kelompoknya.

Komitmen pemerintah dalam proyek ini mencerminkan visi jangka panjang menuju kemandirian energi nasional. Ketergantungan terhadap impor BBM selama ini menjadi salah satu faktor utama yang membebani neraca perdagangan dan menguras devisa negara. Proyek ini sejatinya diharapkan dapat menekan biaya impor BBM secara signifikan. Hal ini bukan hanya memperkuat posisi Indonesia soal ketahanan energi, tetapi juga memberikan efek positif terhadap stabilitas roda perekonomian secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut dikatakan bahwa PT Pertamina Patra Niaga mendukung sepenuhnya pembangunan kilang yang telah dimulai tahun 2019 lalu. Namun di balik itu sejak tahun 2018 itu pula kongkalingkong Riva dkk bersama sejumlah nama yang disebut secara tidak langsung menusuk dari belakang dan memperlambat upaya percepatan pembangunan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) ini.

Kejaksaan Agung pada Senin (24/2/2025) melalui Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar mengungkap dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah melibatkan Muhammad Kerry Adnanto Riza atau Kerry yang merupakan putra dari Mohammad Riza Chalid diketahui berposisi sebagai Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.

Perusahaan ini diduga memperoleh keuntungan ilegal dari pengiriman minyak untuk Pertamina dengan adanya mark-up biaya pengiriman sebesar 13-15 persen, yang menyebabkan Pertamina harus mengeluarkan dana lebih besar.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA