Namun hingga kasus ini meledak di tangan Kejaksaan Agung, tidak ada pernyataan publik atau laporan resmi yang membuktikan bahwa Ahok pernah mengangkat isu ini saat dirinya menjabat.
Situasi ini menimbulkan kesan bahwa Ahok sedang “bermain aman” saat itu untuk menjaga posisi dan relasi internal selama menjabat, lalu memanfaatkan momentum penegakan hukum di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini untuk menunjukkan bahwa dirinya sejak awal mengetahui adanya praktik curang yang dilakukan oleh orang yang dia awasi sendiri.
Dalam teori pengawasan publik, waktu tidak bisa menjadi alasan. Diam terlalu lama bisa dianggap sebagai kompromi. Keberanian moral tidak boleh menunggu. Semangat antikorupsi bukan hanya soal berbicara ketika angin sudah berubah arah, tetapi soal bertindak saat keadaannya belum berpihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahok perlu menjelaskan kepada publik apakah dia pernah menyampaikan temuan dugaan korupsi itu secara resmi? Jika iya, mana buktinya? Jika tidak, mengapa dia memilih diam? Apapun jawabannya, transparansi adalah satu-satunya cara untuk menjaga kepercayaan publik dengan gaya komunikasi yang soft dan tidak arogan.
Leadership Simon Aloysius Mantiri
Masuknya Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) membawa harapan baru. Dia bukan sekadar orang profesional, tetapi juga dikenal sebagai orang dekat kepercayaan Presiden Prabowo Subianto. Ini bukan sekadar penunjukan struktural melainkan penugasan yang sarat dengan mandat moral.
Dia dititipi tanggung jawab untuk memutus mata rantai dosa masa lalu antara lain praktik rente, korupsi, dan kartel migas yang sudah terlalu lama menyandera kedaulatan energi bangsa.


Ikuti Kami
Subscribe












