Ini adalah kesempatan untuk menyadarkan pemerintah, BUMN, dan publik bahwa ketahanan energi bukanlah jargon tetapi bisa terwujud melalui keberanian membenahi sistem dari dalam. Harus dipastikan bahwa dari puing-puing krisis kepercayaan ini, akan lahir komitmen baru terhadap tata kelola energi ysng berorientasi pada kepentingan rakyat. Karena ketahanan energi bukan hanya tentang menjaga pasokan, tetapi juga menjaga kejujuran pengelolanya.
Simon Mantiri telah mengambil langkah awal yang benar. Kini, publik menunggu langkah berikutnya dengan bersih-bersih struktural dan perombakan total sistem bisnis yang selama ini menjadi sarang rente.
Simon tidak mewarisi dosa masa lalu, tapi kini menjadi aktor kunci yang bisa menyudahi siklus mafia BBM. Dia bisa memilih jalan mudah yakni diam, menyalahkan masa lalu, dan menyelamatkan diri sendiri. Tapi dia memilih jalan yang sulit menanggung beban dosa orang lain, demi masa depan energi yang bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Simon, reruslah berkarya membenahi tubuh PT Pertamina. Rakyat percaya pada Anda dan komitmen pemberantasan korupsi Presiden Prabowo. Dan untuk Ahok jika tak mampu lagi menjadi bagian dari solusi, mungkin sudah waktunya untuk tahu diri dan menepi.***
Ditulis oleh Karolus Rogger Evantino, Magister Ketahanan Energi Universitas Pertahanan RI, mantan Ketua Senat Pasca Sarjana Universitas Pertahanan RI, diaspora NTT asal Maumere, tinggal di Jakarta


Ikuti Kami
Subscribe












