Ambil Nomor Antrian Pakai Online, Danang: Sat Set Praktis Sekali!

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 10:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 277 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danang Ronggo Warsito, salah satu peserta JKN yang telah lama memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN

Danang Ronggo Warsito, salah satu peserta JKN yang telah lama memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN

Maumere-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan selalu memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat. Berbagai inovasi telah dihadirkan. Salah satu inovasi yang sangat membantu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah hadirnya Aplikasi Mobile JKN.

Banyak sekali fitur yang terdapat di aplikasi ini. Salah satunya adalah fitur antrian online. Dengan fitur ini peserta JKN dapat mengambil nomor antrian sebelum hari pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Hebatnya, antrian online dapat diambil dari mana saja dan kapan saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antrian online rnampu menjawab kebutuhan peserta JKN yang ingin mengakses layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Peserta JKN yang selama ini mengaku memperoleh layanan kesehatan yang lama di fasilitas kesehatan, kini dapat mengambil nomor antrian dari rumah. Hal ini juga dapat memudahkan fasilitas kesehatan dalam mengendalikan jumlah pasien agar tidak menumpuk.

Baca Juga :  Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Pasien yang hendak berobat disarankan untuk mengambil antrian online agar mempersingkat waktu tunggu. Pasien dapat menunggu dari rumah dan masih dapat melakukan aktivitas lainnya.

“Kami terus berupaya memberikan informasi kepada masyarakat luas. Apalagi zaman sekarang handphone sudah menjadi barang yang mayoritas dimiliki masyarakat. Namun bisa dikatakan untuk di wilayah kerja Kantor BPJS Kesehatan Cabang Maumere, kebanyakan di wilayah pedesaan belum begitu populer penggunaan handphone yang mendukung untuk pemasangan Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, jaringan internet juga masih cukup terbatas,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere Dina Anjayani, Jumat (21/2).

Baca Juga :  Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Meski demikian, Dina Anjayani berharap percepatan penggunaan Aplikasi Mobile JKN dan antrian online di wilayah perkotaan dapat dilakukan secara cepat dan merata. Peserta JKN dapat mengunduh Aplikasi Mobile JKN di Playstore atau Appstore.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru