Sedangkan SDK Yos Sudarso yang juga mengirim 9 tim, hanya mampu mengirim 3 tim ke babak final yakni masing-masing 1 tim pada setiap bidang lomba.
Perseteruan 3 sekolah terbaik ini membuat Pesona Sains 2025 menjadi seru. SDK Bhaktyarsa mendominasi Bidang Matematika dengan merebut posisi pertama dan kedua. SDK Maria Ferrari mengunci Bidang IPA dengan posisi pertama dan kedua. Sementara SDK Yos Sudarso tidak mau kalah karena bisa membuat kejutan sebagai yang terdepan di Bidang IPS.
Selain mendominasi di Bidang Matematika, 2 tim SDK Bhaktyasa di Bidang IPS berada pada posisi kedua dan keempat, dan 1 tim di Bidang Matematika berada pada posisi ketiga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Praktis, dengan pengumpulan poin terbanyak, SDK Bhaktyarsa berhak memboyong Piala Bergilir Pesona Sains SMPK Frater Maumere. Mereka mengulangi catatan prestasi yang pernah dibuat pada tahun 2023 lalu.
Bukan hanya Piala Bergilir yang dibawa pulang ke markas SDK Bhaktyarsa di Jalan Ahmad Yani. Para duta pesona sains sekolah ini juga berhasil membawa pulang uang sejumlah Rp 9 juta beserta tropi, medali, piagam penghargaan, dan sertifikat.

Menarik
Penampilan menarik SDK Bhaktyarsa terlihat pada Bidang Matematika. Agnes Carmelie Cintanamonvita Bura dan Tercio Fortino Leowadu yang tidak bisa berbuat apa-apa pada babak awal, berbalik membuat kejutan pada babak rebutan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












