Kecamatan Alok Barat merupakan wilayah terparah serangan ASF. Total babi mati selama 3 bulan itu adalah 590 ekor. Menyusul Kecamatan Waigete, Hewokloang dan Kewapante, rata-rata lebih dari 300 ekor mati di setiap kecamatan.
Untuk mencegah tingkat kematian babi semakin parah, Dinas Pertanian Sikka melakukan pengetatan masuk keluar babi dari dan ke Kabupaten Sikka, khususnya di perbatasan Sikka-Flotim, Sikka-Ende di bagian selatan dan Sikka-Ende di bagian utara.
Pengetatan masuk keluar babi, kata dia, berjalan cukup baik. Beberapa kali pihaknya berhasil menggagalkan masuknya babi melalui jalur utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah kegelisahan karena selama 4 tahun ini tidak ada vaksin babi, muncul kabar gembira bagi peternak babi di Kabupaten Sikka. Kini, sudah hadir vaksin untuk menyembuhkan penyakit demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF). Vaksin tersebut namanya Avac ASF Live.
Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI telah menerbitkan surat resmi yang antara lain ditembuskan kepada Kepala Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.
Pemakaian vaksin Avac ASF Live itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Nomor 3693/Kep/Kpts/Pk.350/f/04/2025 tentang Persetujuan Penggunaan Darurat Obat Hewan Vaksin Avac African Swine Fever Live pada Babi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











