Setidaknya sudah terdapat 4 pengawasan yang membantu PPK yakni melalui Kejaksaan Negeri Sikka, Inspektorat Sikka, Tim Teknis dan Tim Pendukung. Namun bagi Petrus Herlemus, upaya itu saja tidak cukup, apalagi terkait beban dan tanggung jawab mutlak sebagai PPK.
Karena itu Petrus Herlemus mencari alternatif yang dia sendiri bisa mengikuti proses pekerjaan setiap saat. Alternatif yang bakal dia gunakan yakni memonitor melalui drone atau pesawat tanpa pilot yang dikendalikan secara otomatis melalui program komputer yang dirancang.
“Nanti pakai drone, sehingga saya bisa memonitor setiap saat,” terang dia di ruang kerjanya, Rabu (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Puskesmas Tuanggeo nantinya akan melayani warga masyarakat di 4 desa yakni Ladolaka, Tuanggeo, Rokirole, dan Nitunglea. Sementara masyarakat 4 desa lain yaitu Lidi, Reruwairere, Kesokoja dan Maluriwu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas Palue.
Petrus Herlemus menerangkan selain Puskesmas Tuanggeo, perhatiannya juga diarahkan kepada Pembangunan Puskesmas Nanga di Kecamatan Lela senilai Rp 6.158.994.480.
Dua Puseksmas ini. kata dia, menjadi perhatian serius agar pelaksanannya tidak terkendala demi kepentingan pelayaman kesehatan bagi masyarakat.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












