

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Demokrat di DPRD Sikka protes pekerjaan Proyek Pembangunan Dermaga Feri telah dipindahkan sepihak ke Kecamatan Mego. Pemindahan lokasi disebut sarat dengan tanda tanya, bahkan tercium potensi adanya pengelolaan siluman dan tekanan kepentingan tertentu yang tidak transparan.
Lokasi Pembangunan Dermaga Feri, menurut Fraksi Partai Demokrat yakni di Aiwige Kecamatan Paga, kini justeru dialihkan secara tiba-tiba ke Kecamatan Mego. Lokasi yang baru, menurut Fraksi Partai Demokrat, masuk dalam zona konservasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurubicara Fraksi Partai Demokrat Piet Christian da Cunha menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap polemik pemindahan lokasi pembangunan dermaga feri. Padahal, kata dia, lokasi Aiwige Kecamatan Paga telah tuntas dalam semua tahapan perencanaan lintas sektor.
“Ini bukan hanya membingungkan secara regulatif, tetapi juga berpotensi mengorbankan kesempatan emas investasi infrastruktur transportasi laut yang didanai oleh pusat dan daerah,” ungkap Piet Christian da Cunha, Selasa (22/7).
Menurut Fraksi Partai Demokrat, lokasi awal di Kecamatan Paga telah selesai proses hibah lahan, telah memiliki sertifikat tanah, telah melalui verifikasi lintas sektor, terintegrasi dalam RTRW, serta mendapat dukungan DED dari Kementerian Perhubungan berdasar studi kelayakan, master plan Dishub Propinsi, dan sinkronisasi data dari Coremap.
Selain itu, dana Rp 3.059.000.000 telah dianggarkan dari Block Grant APBD. Fraksi Partai Demokrat mempertanyakan nasib dana tersebut jika lokasi dipindahkan secara sepihak.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












