“Kita kan sedang membahas Undang Unndang P2SK, peranan OJK, peranan BI, segala macam, kita harus tahu,” ungkap dia.
Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI itu menyebut dalam kunjungan tersebut para anggota Komisi XI DPR juga menemui pihak Reserve Bank of Australia (RBA) untuk meminta penjelasan soal sistem pembayaran di Australia.
“Karena kan kita sudah punya QRIS, yang sudah dipakai di berbagai negara. Seperti Singapura, Thailand, dan Jepang,” ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menyebut, dengan adanya 100.000 orang Indonesia yang tinggal di Australia, akan sangat membantu jika Qris juga diterapkan sebagai sistem pembayaran di sana.
“Kalau kita pakai Visa sama Master, itu setiap transaksi kan biaya 3 persen. Kalau pakai Qris, setiap transaksi itu cuma 0,5 persen,” ujar dia.
Dia menambahkan kunjungan kerja tersebut juga dimaksudkan untuk mencari tahu bagaimana Australia melakukan pemeriksaan keuangan negara.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












