Ketua Fraksi PDI Perjuangan Darius Evensius yang juga adalah anggota Pansus menyebut Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar merupakan cerminan komitmen pemerintah dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan, sekaligus langkah nyata untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sikka.
Ketua Fraksi Nurani Sejahtera Antonius Tanjung memandang Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar sebagai sebuah inisiatif strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Kabupaten Sikka.
“Di era kompetisi terbuka dan percepatan teknologi seperti saat ini, kemampuan dan kualitas manusia menjadi modal utama dalam menentukan arah kemajuan daerah. Daerah yang memiliki SDM unggul akan lebih tangguh menghadapi tantangan, lebih efisien dalam mengelola kebijakan publik, dan lebih inovatif dalam mencari solusi untuk kebutuhan rakyat,” ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota Fraksi Partai Golkar Sikka Maria Angelorum Mayestatis mengatakan Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar sangat urgen bukan hanya sebagai bentuk komitmen hukum, tetapi juga sebagai wujud keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa di Kabupaten Sikka.
Fraksi Garda Soliditas melalui Christian Bato Gama Putra mengatakan Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar sebagai bentuk nyata perhatian dan komitmen dalam pembangunan sumber daya manusia aparatur pemerintah yang berkualitas, profesional dan bersaya saing.
Senada dengan itu, anggota Fraksi Partai Nasdem Heriawan mengatakan Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar sebagai bukti komitmen Pemkab Sikka terhadap ihwal pendidikan bagi generasi dan sumber daya manusia di Kabupaten Sikka, termasuk bagi Aparatur Sipil Negara dalam lingkup Pemkab Sikka dalam mewujudkan capaian RPJMD pada bidang pendidikan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












