Sementara itu Sekretaris Fraksi Partai Perindo Marthen Luther Ajie meyakini kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar yang diberikan kepada keluarga miskin ekstrim, merupakan bukti nyata atas upaya sungguh-sungguh dan konsistensi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan manusia di Kabupaten Sikka.
Pembahasan Ranperda Tugas Belajar, Izin Belajar dan Bantuan Belajar sempat mengalami stagnasi setelah harmonisasi dan asistensi di Kupang. Pansus tidak mengagendakan pembahasan finalisasi. DPRD Sikka malah mengusulkan agar pembahasan dilanjutkan setelah penetapan APBD 2026. Namun melalui komunikasi dan koordinasi yang intens, akhirnya dilanjutkan finalisasi hingga persetujuan Ranperda ditetaplan menjadi Perda.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












