

Maumere-SuaraSikka.com: Aksi unik “one man show” Frederich Fransiskus Baba Djoedye alias Ivan Baba Djoedye yang menyiram batu 3 kubik di gerbang Kantor DPRD Sikka, Kamis (30/10), membuat mantan aktifis GMNI Sikka itu lebih gampang mengandaikan DPRD Sikka seperti batu. Sebaliknya dia justeru tampak ragu-ragu menyebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kagi mirip batu.
“Mungkin belum,” jawab Ivan Baba Djoedye ragu-ragu merespon pertanyaan wartawan kenapa tidak menyebut Bupati Sikka juga mirip batu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal aksi yang digelar Ivan Baba Djoedye tidak semata terkait pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Sikka, tapi juga berhubungan erat dengan kebijakan pemerintah, seperti ketiadaan dokter spesialis, kasus korupsi, termasuk Pasar Wuring.
Meski dengan tuntutan yang mengarah kepada penyelenggaraan pemerintah, mantan aktifis GMNI Sikka yang pada Pemilu 2024 lalu gagal menjadi calon Anggota DPRD Propinsi NTT itu sama sekali tidak menyentuh ruang kritikan kepada eksekutif. Padahal sejak Pilkada 2024 Ivan Baba Djoedye yang tergabung dalam Tim Kerja Paket SARR, selalu sering mengkritisi kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Sikka saat ini.
Ketika ditanya wartawan kenapa aksi menyiram batu hanya menyasar Kantor DPRD Sikka dan tidak menyasar juga Kantor Bupati Sikka, Ivan Baba Djoedye dengan enteng menjawab akan dilakukan pada kesempatan berikut.
“Kami baru mulai di sini, mudah-mudahan ke depan ada aksi lain ke pemerintah,” ujar dia beralasan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












