Kedua, struktural dan simulatif menggunakan Tabel Input Output (I-O), mengidentifikasi kontribusi ekonomi dari pelaksanaan turnamen terhadap ekonomi Kabupaten Ende dan Propinsi NTT secara keseluruhan dan memahami hubungan antar sektor ekonomi.
Ketiga, analisis sentimen publik, menganalisis persepsi masyarakat melalui komentar dan unggahan di media sosial untuk mengidentifikasi sentimen positif, netral, dan negatif terkait turnamen. Pendekatan ini membantu memahami opini publik secara luas dan menangkap respon spontan masyarakat terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Analisis ini diharapkan dapat memberikan dasar evaluasi yang komprehensif sekaligus rekomendasi strategis bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ETMC Ende 2025 atau kegiatan serupa berikutnya,” jelas I Made Suartana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain aktivitas ekonomi yang begitu luar biasa, survei BPS Ende juga menggambarkan sejumlah komponen lain, seperti penikmat live streaming, jumlah penonton, tiket yang beredar, pelaku UMKM, penyerapan tenaga kerja, termasuk aspek kepariwisataan.
BPS Ende menyebut live streaming di Youtube ditonton sebanyak 16 juta views, terbanyak pada tanggal 2-3 Desember 2025 yakni 1,9 juta views. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat secara luas untuk menonton pertandingan turnamen bergengsi ini secara online.
Jumlah penonton langsung di Stadion Marilonga sebanyak 96,5 ribu penonton dengan total penerimaan tiket sebesar Rp 2,065,26 miliar. Penonton ekonomi berjumlah 91,2 ribu orang dan penonton VIP sebanyak 5,2 ribu orang. Menurut hasil survei, penonton terbanyak pada tanggal 15 Nopember 2025 yakni 10,3 ribu orang.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












