Hingga Kini Belum Ada Sinyal Kelanjutan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 356 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Kadis Kesehatan Petrus Herlemus memberikan keterangan pers saat pengresmian Puskesmas Nanga, Selasa (20/1)

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Kadis Kesehatan Petrus Herlemus memberikan keterangan pers saat pengresmian Puskesmas Nanga, Selasa (20/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Dua proyek Puskesmas dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025 di Kabupaten Sikka berakhir dengan cerita berbeda. Puskesmas Nanga telah diresmikan Selasa (20/1). Lalu Puskesmas Tuanggeo putus kontrak dengan realisasi fisik 56 persen.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Petrus Herlemus berkeinginan kuat agar pekerjaan pembangunan Puskesmas Tuanggeo dengan nilai kontrak Rp Rp 6.467.987.200 dilanjutkan kembali menggunakan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU).

Namun hingga kini belum ada sinyal pasti kelanjutan Puskesmas Tuanggeo. Pemkab Sikka selaku pihak yang paling berkompeten merealisasikan program ini, belum punya strategi tepat untuk mengalokasikan sejumlah anggaran dari DAU. Sementara DPRD Sikka selaku pemegang hak anggaran masih menunggu langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah setempat.

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi kepada wartawan, Selasa (20/1), sama sekali tidak menyinggung rencana alokasi anggaran untuk kelanjutan pembangunan Puskesmas Tuanggeo menggunakan DAU tahun 2026. Politisi PDI Perjuangan itu menjawab diplomatis saja.

Baca Juga :  Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

“DPRD Sikka pada prinsipnya harus sesuai proses dan mekanisme juga ketentuan hukum yang berlaku tentang perencanaan dan penganggaran,” ujar politisi PDI Perjuangan itu di sela-sela pengresmian Puskesmas Nanga.

Dalam Rapat Badan Musyawarah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah beberapa waktu lalu, DPRD Sikka meminta pemerintah daerah setempat melakukan evaluasi internal guna menyelesaikan persoalan yang terjadi pada Puskesmas Tuanggeo.

Berita Terkait

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA