Sebagaimana diketahui, pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Kecamatan Palue terhenti dan putus kontrak dalam posisi realisasi fisik 56 persen dan realisasi keuangan 40 persen. Dana yang terserap sebesar Rp 2.587.194.880 untuk pembayaran uang muka 25 persen sebesar Rp 1.616.996.800 dan termin pertama 40 persen sebesar Rp 970.198.080. Sisa dana sebesar Rp 3.880.792.320 tidak bisa dicairkan karena terjadi gagal salur akibat kelalaian dalam menginput dokumen proyek kepada Kementerian Kesehatan.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












