Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sebut Alarm Keras bagi Negara

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 204 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira

Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira

Bagi AHP, peristiwa bunuh diri seorang anak sekolah dasar tidak bisa dilihat sebagai persoalan tunggal. Doa menilai terdapat indikasi masalah sosial yang lebih luas, mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

“Bagaimanapun, peristiwa ini merupakan tamparan untuk kita sebagai masyarakat ketika seorang bocah meninggal tragis karena putus asa, hilangnya perhatian, hilangnya kasih sayang dari keluarga, dari masyarakat,” ujar dia.

Menurut dia, tanggung jawab sosial seharusnya mendorong semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anak-anak, terutama di wilayah dengan keterbatasan ekonomi dan akses layanan sosial. Idealnya, kata dia, tanggung jawab sosial masyarakat seharusnya terusik untuk menjadi tumpuan menyelamatkan generasi anak-anak agar ini tumbuh dewasa, menjadi manusia yang kemudian berguna bagi masyarakat, daerah dan bangsa.

AHP mengakui negara belum sepenuhnya mampu mengentaskan kemiskinan. Namun, hemat dia, faktor ekonomi tidak boleh menjadi satu-satunya alasan pembenar atas tragedi yang merenggut nyawa seorang anak.

Baca Juga :  Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

“Negara belum mampu mengentaskan kemiskinan, iya. Tapi faktor keluarga, faktor masyarakat, sekolah, lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan tentu juga seharusnya bertanggungjawab, paling tidak sangat prihatin dengan peristiwa ini,” ujar dia.

Sebelumnya diketahui YBR, siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada meninggal dunia karena bunuh diri. Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan saat mengevakuasi YBR. Surat tersebut ditulis menggunakan bahasa daerah Bajawa dan menyebut sosok ibu korban.

Berita Terkait

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat
Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere Bakal Seru, 43 SMP Siap Berkompetisi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA