Jaringan HAM Sikka Desak Bongkar Dugaan Praktik TPPO di Eltras Pub

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 926 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Otto Gusti Madung dan Pater Hubert Thomas, perwakilan Jaring HAM Sikka saat RDP bersama DPRD Sikka, Senin (9/2)

Pater Otto Gusti Madung dan Pater Hubert Thomas, perwakilan Jaring HAM Sikka saat RDP bersama DPRD Sikka, Senin (9/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Jaringan HAM Sikka mendesak pemerintah daerah setempat dan aparat penegak hukum di daerah itu membongkar dugaan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Eltras Pub yang terletak di Jalan Wairklau Maumere.

Desakan Jaringan HAM disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Senin (9/2). Jaringan HAM yang hadir saat itu adalah Suster Fransiska Imakulata SSpS dari Divisi Perempuan TRuK-F, JPIC SSpS Flores Bagian Timur, JPIC SVD Ende, BEM IFTK Ledalero, BEM UNIPA, Pater Otto Gusti Madung dari IFTK Ledalero, dan Pater Hubert Thomas dari Puslit Candraditya Maumere.

Tampak hadir juga Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera, Kepala Dinas Nakertrans Verdinando Lepe, Kasat Pol PP dan Damkar Adeodatus Buang da Cunha, Kadis Perdagangan Koperasi UKM Valerianus Samador, serta Avelinus Marianus dari Dinas Sosial.

Salah seorang LC didampingi perwakilan Jaringan HAM Sikka

Dugaan TPPO ini berangkat dari 13 LC (Ladies Companion) Eltras Pub meminta bantuan TRuK-F pada Januari 2026 lalu untuk melindungi mereka dari kekerasan dan ketidakadilan yang dialami di tempat hiburan malam itu. Para pekerja pub tersebut berasal dari Bandung, Cianjur, Karawang dan Purwakarta di Propinsi Jawa Barat. Mereka berusia 17 hingga 26 tahun. Namun, dari antara mereka ada yang mulai bekerja sejak berusia 15 tahun.

Baca Juga :  Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

“Mereka mengalami kekerasan fisik dan mental dari pengelola Eltras Pub seperti dipaksa kerja waktu sakit, dijambaki, diludahi, ditampar, diseret, dilecehkan secara seksual dan dicekik,” demikian penyampaian Jaringan HAM.

Kronologi Kasus
Jaringan HAM membeberkan kronologi kasus dugaan TPPO yang terjadi di Eltras Pub. Para pekerja pub direkrut pada umumnya melalui teman yang telah terdahulu bekerja di Kota Maumere, dalam rentang waktu yang berbeda-beda, antara tahun 2023 hingga 2025. Sejak awal perekrutan, beberapa di antara mereka dibiayai perjalanannya oleh pemilik pub.

Berita Terkait

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat
Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere Bakal Seru, 43 SMP Siap Berkompetisi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA