Sementara itu Humerus Andreas, anggota Fraksi Partai Demokrat, mengajak pemerintah untuk melihat secara jujur sektor kesehatan yang sedang berada dalam krisis. Menurut Fraksi Partai Demokrat, hal ini bukan sekedar soal kekurangan, melainkan kegagalan tata kelola.

“Puskesmas yang tidak terbangun bukan karena keadaan, tetapi akibat lemahnya perencanaan dan pengawasan. Ini bukan proyek yang tertunda, ini soal nyawa yang dipertaruhkan,” ujar Humerus Andreas.
Karena itu, Fraksi Partai Demokrat menegaskan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan adalah keharusan mutlak, tanpa kompromi, tanpa perlindungan bagi siapa pun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tentang Puskesmas mangkrak juga datang dari Fraksi Partai Golkar. Maria Angelorum Mayestatis mengatakan Fraksi Partai Golkar menyayangkan pembangunan Puskesmas Tuanggeo yang mangkrak akibat DAK gagal salur serta progres fisik hanya diselesaikan 55,79 persen.
“Padahal, masyarakat Kecamatan Palue sangat merindukan adanya fasilitas pelayanan kesehatan ini,” ujar Maria Angelorum Mayestatis.
Fraksi Partai Golkar menegaskan harus dilakukan audit forensik secara menyeluruh, tidak hanya pembangunan Puskemas Tuanggeo, tetapi juga semua alokasi DAK fisik di Dinas Kesehatan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












