Maumere-SuaraSikka.com: MN, perempuan berusia 53 tahun menemouh kematian dengan cara menggantungkan diri, Senin (1/10) sekitar pukul 15.30 Wita. Belum diketahui penyebab hingga korban mengehmebuskan nafar terakhir dengan cara itu. namun diketahui korban selama ini mengeluh terlilit penyakit kanker rahim.
Korban ditemukan suaminya sendiri, Yohanes Sare, di rumah kediaman mereka di Dusun Gera I Desa Gera Kecamatan Mego. Yohanes Sare yang baru pulang dari kebun, menemukan istrinya dalam keadaan tergantung di kamar tidir mereka. Saat itu korban sudah tidak bernyawa lagi.
Melihat peristiwa itu, Yohanes Sare langsung memanggil keponakannya bernama Fransiskus Arian dan memberitahukan peristiwa yang dilihatnya. Fransiskus Arian melanjutkan informasi tersebut kepada Donatus Leon, warga di kampung yang sama. Fransiskus Arian bersama Donatus Leon kemudian mendatangi Kantor Pos Pol Mego untuk melaporkan peristiwa ini.
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang menjelaskan berdasarkan laporan tersebut, Tim Inafis segera menuju ke tempat kejadian perkara, dan tiba sekitar pukul 20.30 Wita. Korban masih dalam keadaan tergantung di dalam kamar.
Rickson Situmorang menjelaskan berdasarkan keterangan dari saksi, diketahui korban mengalami kanker rahim. Korban sudah sering berobat di salah seorang dokter di Maumere, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh. Sehari sebelum nekad gantung diri, korban pernah mengeluh rasa sakit di bagian rahimnya. Dan korban sempat mengalami susah tidur pada malam hari.
“Hasil dari Tim Inafis diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak untuk diotopsi,” tulis Rickson Situmorang melalui keterangan pers, Selasa (2/10) kemarin.
Saat menyampaikan keterangan pers, jenazah korban masih berada di rumah duka untuk disemayamkan dan didoakan oleh keluarga dan