Protes Kebijakan Pimpinan, Anggota Pol PP Sikka Tulis Surat Kaleng

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Oktober 2018 - 23:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polisi pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka pose bersama beberapa waktu lalu

Anggota Polisi pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka pose bersama beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah surat tanpa nama yang diketik rapi, dialamatkan kepada Ketua DPRD Sikka. Surat kaleng itu ditulis Jumat (19/10). Dalam redaksinya tertulis anggota Polisi Pamong dan Damkar, yang memberi signal surat itu ditulis oleh anggota Pol PP dan Damkar. Substansi surat tersebut yakni protes terhadap kebijakan pimpinan dalam hal ini Kepala Dinas Pol PP dan Damkar.
Media ini juga sempat mendapatkan surat kaleng tersebut yang dikirim melalui Whats App. Kadis Pol PP dan Damkar Yoseph Benyamin yang diklarifikasi, Senin (22/10), mengaku sudah mendengar surat kaleng yang protes terhadap kepemimpinannya. Dia mengetahui surat kaleng tersebut dari seorang anggota DPRD Sikka.
“Kami selaku pengadu yang bekerja di Instansi Polisi Pamong Praja ingin mengajukan beberapa pengaduan yang di mana kami selaku anggota Polisi Pamong Praja merasa pimpinan kami dalam hal ini kasat Pol PP Kabupaten Sikka yang di mana dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan kesepakatan kami sehingga kami merasa dirugikan,” demikian curatan si penulis.
Ada sepuluh hal yang disinggung dalam surat kaleng tersebut, semuanya terkait dengan masalah keuangan. Masalah-masalah itu menyangkut insentif, gaji, pemotongan uang gaji, pemotongan uang koperasi, pemotongan uang makan, dan uang perpisahan bersama mantan Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar yang kini sudah menjadi Bupati Sikka.
Sepuluh soal yang adukan yakni pertama, insentif patroli selama 1 tahun lebih tidak dibayar. Kedua, Insentif penanganan keamanan tidak dibayar. Ketiga, gaji anggota tidak dibayar pada masa skorsing yang disebabkan kehilangan barang di Rujab DPRD Sikka pada saat menjalankan tugas piket. Keempat, pemotongan uang gaji Rp 50.000 per anggota untuk pembelian 4 buah aki mobil tangki yang hilang.
Selanjutnya kelima, insnetifpengawalan luar kabupaten tidak dibayar. Keenam, pemotongan uang untuk koperasi ebesar Rp 250.000 per anggota tanpa persetujuan anggota (jika tidak menuruti perintah diancam akan dipecat oleh Kasat dan uang tersebut masuk dalam rekening atas nama Kasat). Ketujuh, pemotongan uang makan sebesar Rp 25.000 tiap kali menjalankan tiugas patroli per anggota (harga nasi tidka sesuai jumlah uang potongan).
Lalu kedelapan, tidak diberikan insentif SPPD jika berhalangan (sakit, izin, tanpa keterangan). Ksembilan, pemberian uang perpisahan mantan Sekretaris Pol PP untuk acara perpisahan, tapi tidak dilaksanakan. Dan kesepuluh, setiap mengambil keputusan jika tidak disetujui oleh anggota maka akan dipecat oleh Kasat.
Yoseph Benyamin pun mengklarifikasi semua isi surat kaleng tersebut. Pada dasarnya dia membantah seluruh pengaduan yang disampaikan oleh penulis surat kaleng. Dia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan di Dinas Pol PP dan Damkar dilakukan secara transparan dan terbuka. Selain itu pihaknya juga membuat surat perjanjian kerja yang ditandatangani bersama antara anggota Pol PP dan Damkar bersama dia selaku pimpinan.*** (eny)
Baca Juga :  Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian

Berita Terkait

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian
Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028
Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit
Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere
Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028
Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:27 WITA

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:26 WITA

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WITA

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Berita Terbaru

Kadispora NTT Alfonsus Theodorus dan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik pose bersama pada pembukaan Piala Pertiwi dan Piala Suratin Tahun 2026 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu (25/7)

Daerah

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:08 WITA

Persami Maumere menang pada laga perdana Piala Suratin, Sabtu (25/7)

Daerah

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:57 WITA