Yustin Histeris Lihat Usus Keluar dari Jasad Adiknya
Dibaca 49 kali
Yustin Berek Mulan (depan) sedang menangis histeris melihat jasad adiknya Damianus Ola Lewar yang mengalami kecelakaan kerja di PT Waigete Abadi, Sabtu (8/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Isak tangis mewarnai keluarga Damianus Ola Lewar, karyawan PT Waigete Abadi yang pada Sabtu (8/12) mengalami kecelakaan kerja pada perusahaan Aspal Mixing Plan (AMP) tersebut. Yustin Berek Mulan menangis histeris melihat jasad adik kandungnya dengan usus yang terburai keluar.
Dia berteriak-teriak memanggil nama adik kandungnya, ketika Tim Inafis dan beberapa polisi dari Polsek Waigete menggotong jasad Damianus Ola Lewar yang sudah dimasukka ke dalam kantong plastik berwarna putih. Perempuan muda itu histeris sampai memukul-mukul tanah.
Yustin Berek Mulan mengetahui kematian Damianus Ola Lewar yang biasa disapa Darmo dari suaminya yang bernama Marsianus Namut. Suami Yustin ini juga adalah salah satu pekerja PT Waigete Abadi. Marsianus Namut tiba di lokasi perusahaan yang terletak sekitar 18 kilometer dari Kota Maumere, kira-kira pukul 08.00 Wita.
Berita Terkait:
“Waktu saya tiba di sini, dapat informasi dari kawan-kawan kerja bahwa adik ipar saya terjepit mesin penggilingan aspal. Katanya kejadian sekitar jam 07.00 Wita. Saya langsung telepon istri, infomasikan, dan minta dia datang ke lokasi kejadian,” cerita Marsianus Namut, Sabtu (8/12) di lokasi kejadian.
Yustin menuturkan Darmo adalah adik satu-satunya. Korban berhenti pada sekolah dasar kelas 5. Setelah berhenti sekolah, korban kemudian membantu keluarga kerja di kebun. Setelah itu dia mengikuti kakak iparnya, bekerja di PT Waigete Abadi.
“Dia baru kerja 1 bulan lebih, ikut dengan suami saya. Saya tidak tahu di sini di kerja apa. Kadang-kadang pulang ke rumah, kalau lagi ada kerjaan dia tidur di sini, katanya ada basecamp,” ujar Yustin Berek Mulan, peremouan yang tinggal di Dusun Tanabae Desa Ojang Kecamatan Talibura.
Dia mengaku terpukul sekali dengan peristiwa kematian adiknya. Saat pertama kali melihat adiknya dalam posisi terjepit di mesin penggilingan aspal, Yustin Berek Mulan langsung lemas. Dia tidak percaya adiknya harus mengalami kematian dengan cara seperti itu.
Saat datang ke lokasi kejadian, Yustin membawa juga akte kelahiran dan kartu keluarga. Katanya dua dokumen itu diminta oleh manajemen perusahaan. Dia sendiri tidak tahu untuk apa dua dokumen tersebut. Sampai dengan jasad Darmo dibawa ke RSUD TC Hillers, Yustin belum menyerahkan dua dokumen tersebut.*** (eny)