Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 20 ekor anjing yang terdata di Desa Nele Urung Kecamatan Nele Kabupaten Sikka, diketahui belum mendapa suntikan vaksinasi. Kendalanya karena pemilik anjing sedang tidak berada di rumah.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan menyampaikan kondisi tersebut diketahui setelah Tim Vaksinator Dinas Pertanian turun langsung ke Desa Nele Urung dalam rangka vaksinasi HPR, Senin (25/3).

“Sekitar 20-an ekor yang didata dari RT, itu anjingnya belum divaksin karena pemilik anjing tidak ada di rumah,” demikian disampaikan Yohanes Emil Satriawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Data sementara, kata dia, populasi anjing di Nele Urung berjumlah 112 ekor. Tim Vaksinator Dinas Pertanian telah melakukan vaksinasi 98 ekor anjing.
Dia menambahkan saat ini Tim Vaksinator terus menggencarkan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sikka. Kondisi kedaruratan seperti ini terpaksa dilakukan setelah rabies ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Menurut Yohanes Emil Satriawan, saat kini stok vaksin HPR yang tersedia berjumlah kurang lebih 1.200 dosis. Jumlah stok vaksin ini bisa difungsikan untuk vaksinasi 1.200 ekor HPR.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












