


Maumere-SuaraSikka.com: Setelah rabies ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Sikka, kemungkinan besar status demam berdarah dengue (DBD) berubah menjadi KLB.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masih menunggu rekam medik dari Rumah Sakit (TC Hillers),” jelas dia, Selasa (2/4).
Kemungkinan perubahan status DBD menjadi KLB menyusul sudah 3 anak yang menjadi korban kematian DBD. Kasus kematian terakhir terjadi pada Jumat (29/3) lalu.
Pada bagian lain, Kadis Kesehatan dan Dukcapil NTT Ruth D Laiskodat menyebut Kabupaten Sikka dan Kabupaten Belu telah masuk dalam kriteria KLB DBD.
Ruth Laiskodat mencatat 123 kasus DBD di Sikka selama Januari-Pebruari 2024, lebih sedikit dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 yakni sebanyak 323 kasus.
Perbedaan yang mencolok terjadi pada jumlah kematian. Pada tahun sebelumnya tidak ada kasus kematian pada dua kabupaten tersebut, berbeda dengan tahun ini.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












