Catatan Akhir Tahun (2): Sikka Marak Korupsi, ASN Bisa Habis

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2024 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 6,890 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga orang tersangka kasus tindak pidana korupsi IKK Nele di Kabupaten Sikka

Tiga orang tersangka kasus tindak pidana korupsi IKK Nele di Kabupaten Sikka

MENJELANG Pilkada 2024, publik Sikka disuguhkan 2 kasus dugaan tindak pidana korupsi. Dua orang aparatur sipil negara (ASN) dalam kapasitas sebagai Penjabat Pembuat Komitmen terlibat.

Sudah tidak bisa dihitung lagi berapa banyak ASN yang menjadi tersangka korupsi. Catatan SuaraSikka.com, sepanjang periode kepemimpinan Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga (2018-2023),   hingga 18 Oktober 2023 tercatat 8 ASN terlibat korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari 8 ASN yang tersandung korupsi, 3 di antaranya merupakan pejabat Eselon 2. Mereka adalah MDB selaku Kepala Pelaksana BPBD Sikka, YHVS alias HS dalam kapasitas sebagai mantan Kadis PKO Sikka, dan YBL sebagai Kepala Pelaksana BPBD Sikka.

Sementara 5 ASN lainnya menjabat sebagai Kepala Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Bendahara Pengeluaran, dan staf. Mereka adalah DB, AD, MRL, EH, dan IS.

Di pengujung tahun 2024, GG dan NBD yang mengelola proyek dari sumber Dana PEN, menambah daftar panjang ASN dalam kasus tindak pidana korupsi. Itu artinya dalam rentang waktu 5 tahun terakhir tercatat sudah 10 ASN tersandung korupsi, ditambah 11 orang non-ASN.

Pelaku tindak pidana korupsi dipastikan bakal bertambah sebagaimana pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Henderina Malo beberapa waktu lalu. Bisa saja ASN, bisa juga non-ASN. Walahualam, berapa banyak lagi yang tersandung?

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Minggu, 13 September 2026 - 11:55 WITA

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA

Suasana Operasi Tim SAR Gabungan saat pencarian korban gempa bumi tektonik beberapa waktu lalu

Bencana Alam

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:55 WITA