Catatan Akhir Tahun (2): Sikka Marak Korupsi, ASN Bisa Habis

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2024 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 6,896 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga orang tersangka kasus tindak pidana korupsi IKK Nele di Kabupaten Sikka

Tiga orang tersangka kasus tindak pidana korupsi IKK Nele di Kabupaten Sikka

Jauh sebelum itu, sudah banyak sekali ASN di Sikka yang terlibat dugaan tindak pidana korupsi. Yah, sudah tidak terhitung lagi jumlah ASN yang pernah berada di balik jeruji besi.

Kasus tindak pidana korupsi di Sikka didominasi sektor pengadaan barang dan jasa. Hampir semua yang terlibat berperan sebagai Panitia Lelang, PPK, dan penyedia. Jabatan dan profesi ini rentan sekali dengan tindak pidana korupsi.

Belum pernah sekali pun pejabat lebih tinggi yang terjerat pada dugaan tindak pidana korupsi. APH yang melakukan penyelidikan hingga penyidikan selalu gagal mencari benang merah untuk menjerat pejabat yang lebih tinggi jabatannya dari PPK. Alasannya sederhana saja: alat bukti tidak cukup.

Padahal, pelaku tindak pidana korupsi bisa saja terendus hingga melibatkan pejabat lain di atas level PPK. Karena bukan tidak mungkin ada niat dan rencana jahat terselubung dalam sebuah peristiwa yang kemudian disebut sebagai tindakan pidana korupsi.

Baca Juga :  Bupati Sikka "Tampar" ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Niat dan rencana jahat itu bisa berupa antara lain strategi dalam kebijakan anggaran, intervensi kepada Pokja dan PPK untuk memenangkan rekanan tertentu, termasuk setoran-setoran penyedia jasa yang memenangkan paket pekerjaan.

Untuk membuktikan itu, tergantung sejauh mana orang-orang yang disangkakan dan saksi-saksi mampu membeberkan pada proses penyelidikan, penyidikan hingga persidangan.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA