





Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan masyarakat Desa Wolorega dan Desa Rejo di Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, Jumat (10/4), gotong royong memperbaiki ruas jalan Tanangalu-Paipenga. Ruas jalan ini terdampak kerusakan menyusul banjir bandang yang terjadi pada 20 Maret 2026 lalu.
Ikut terlibat dalam kerja bakti ini yakni Ketua BPD Wolorega Henrikus Lando, Sekretaris Desa Wolorega Petrik Selestina Dua, Sekretaris Desa Rejo Rofinus Dion, dan Pelaksana Tugas Camat Paga Adrianus Gegi. Kerja bakti ini melibatkan juga unsur BPBD Sikka, PMI Sikka, Dinas Kominfo Sikka, dan Bhabinkantibmas. Pelaksana Tugas Kalak BPBD Sikka Petrus Poling Wairmahing langsung mengoordinir perbaikan ruas jalan berbasis gotong royong tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua BPD Wolorega Henrikus Lando menerangkan kerja bakti gotong royong dilaksanakan karena sejak ruas jalan tersebut diterjang banjir bandang, akses transportasi masyarakat menjadi terkendala. Batu-batu berukuran besar menutupi badan jalan, termasuk juga beberapa tiang listrik dan pohon yang tumbang merintangi badan jalan.

Kerja bakti gotong royong dimulai pukul 08.00 Wita. Setiap warga yang terlibat membawa serta perlengkapan kerja seadanya. Masyarakat secara gotong royong bersama-sama mengevakuasi batu-batu besar dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang.
“Kami kerja manual saja, sebisa yang kami lakukan, prinsipnya agar akses transportasi bisa kembali normal. Syukurlah, kendaraan bermotor sudah bisa melintas,” terang Henrikus Lando.
Kendala Arus Listrik
Kerja bakti berakhir pukul 14.00 Wita, karena masyarakat dan semua unsur yang terlibat sudah mulai mengalami kelelahan. Rencananya gotong royong ini akan dilanjutkan kembali pada Jumat (17/4) minggu depan. Henrikus Lando beralasan masih ada 2 titik yang belum disentuh pada kerja bakti saat itu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












