DJ Rusia Gagal Tampil, Penonton Kecam Panitia Tinju di Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2019 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian sedang koordinasi dengan panitia penyelenggara terkait tidak adanya izin keramaian NTT Big Fight 2 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Jumat (2/8) malam

Aparat kepolisian sedang koordinasi dengan panitia penyelenggara terkait tidak adanya izin keramaian NTT Big Fight 2 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Jumat (2/8) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan penonton mengecam profesionalisme Panitia Penyelenggara NTT Big Fight 2. Mereka kecewa karena DJ Top Asia berasal dari Rusia gagal tampil, Jumat (2/8) malam itu di Gelora Samador da Cunha Maumere. Masalahnya karena Panitia Penyelenggara belum mengantongi surat izin keramaian.
Seperti disaksikan media ini, ratusan penonton yang telah memegang tiket, tertahan di pintu masuk bagian timur. Mereka dilarang masuk ke dalam Gelora Samador da Cunha karena Panitia Penyelenggara masih sedang berkoordinasi terkait izin keramaian.
Sementara Gelora Samador da Cunha sendiri dalam keadaan gelap gulita. Hanya beberapa lampu yang menyala, itu pun lampu dari pedagang-pedagang. Tidak ada tanda-tanda kesemarakan penampilan Irina, sang DJ dari Rusia, sebagaimana promosi yang dilancarkan panitia.
Beberapa penonton mengaku sudah berada di pintu masuk sejak pukul 19.00 Wita. Mereka membeli tiket masuk seharga Rp 5.000 yang dijual di depan pintu masuk. Bahkan ada yang telah mengantongi tiket dua malam berturut-turut seharga Rp 20.000, termasuk tontonan NTT Big Fight 2 yang dijadwalkan Sabtu (3/8).
Rudolfus Ali, selaku Panitia Pendukung di Maumere yang ditemui di Gelora Samador da Cunha menjelaskan panitia belum mengantongi izin keramaian dari Polres Sikka. Dia mengatakan ada beberapa persyaratan izin yang belum dilengkapi. Hanya saja, dia sendiri tidak tahu syarat apa saja karena seluruh syarat perizinan diurus oleh panitia yang berdomisili di Kupang.
Panitia Penyelenggara tampak bingung karena tidak bisa mencarikan jalan keluar. Sejumlah aparat kepolisian mendatangi panitia penyelenggara yang sedang berada di bagian barat Gelora Samador da Cunha. Tampak mereka saling berkomunikasi terkait rencana kegiatan yang belum ada izin keramaian.
Selang berapa waktu kemudian, Rudolfus Ali mengontak panitia yang berasal dari Kupang, untuk bertemu Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang di Mapolres Sikka.
Pantauan media ini, dua orang panitia penyelenggara yang dari Kupang sedang berkomunikasi dengan Rickson Situmorang. Dari komunikasi itu, terlihat seorang panitia yang memegang map menunjukkan dokumen persyaratan izin keramaian. Namun sepertinya masih ada persyaratan-persyaratan yang belum dilengkapi.
Setelah komunikasi dengan Rickson Situmorang, panitia penyelenggara meninggalkan Kantor Polres Sikka. Informasinya mereka menuju Kantor Imigrasi, kemungkinan berkaitan dengan izin keberadaan DJ asal Rusia itu.
Sampai dengan pukul 21.00 Wita, konser DJ Irina belum saja berlangsung. Praktis konser ini pun batal. Para penonton pun mulai pulang satu per satu dengan membawa kekecewaan. Belum diketahui bagaimana solusi terhadap tiket masuk yang sudah dibeli.*** (eny)
Baca Juga :  Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi
Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD
Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WITA

Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Berita Terbaru

Selebrasi Semenyo usai melesakkan gol tunggal membawa Mancheister City juara FA Cup

Nasional

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Presiden Prabowo meresmikan Koperasi Desa Merah Putih, Sabtu (16/5)

Nasional

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA