Salah Satu Action Plan dari SRN Harus Melaksanakan Implementasi E-Raport dan E-UKBM

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 September 2018 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan E-Raport dan E-UKBM

Foto: Kegiatan E-Raport dan E-UKBM

Maumere-SuaraSikka.com: Salah satu action plan dari Sekolah Rujukan Nasional (SRN) harus melaksanakan implementasi E-Raport dan E- UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri). Workshop ini sangat penting bagi guru untuk menyelaraskan pemahaman guru tentang standar penilaian melalui tahap perencanaan,penilaian dan laporan hasil penilaian. Hasil penilaian pencapaian pengetahuan dan keterampilan peserta didik disampaikan dalam bentuk angka dan atau deskripsi.
Hal ini disampaikan nara sumber I Nyoman Pasek, S.Pd,M.Pd Fasilitator Direktorat Pendidikan Menengah pada Workshop Implementasi E-Rapor dan E-UKBM Sekolah Rujukan Nasional (SRN) SMAK Frateran Maumere tanggal 14-15 September 2018 bertempat di Ruang Lab SMAK Frateran Maumere.
Salah Satu Action Plan dari SRN Harus Melaksanakan Implementasi E-Raport dan E-UKBM
Workshop yang diikuti para guru SMAK Frateran Maumere dan utusan dari sekolah imbas SRN yakni Seminari Bunda Segala Bangsa, SMA Negeri Bola dan SMA Negeri Waigete ini dibuka Wakasek Kurikulum SMAK Frateran Maumere Agustinus Syrilus, S.Pd mewakili Kepala Sekolah.
“Tujuan disusun E-Rapor adalah untuk membantu pendidik dan satuan pendidikan menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik agar dalam pengolahan nilai sesuai dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2016. E-rapor yang disusun nilai akhir dari peserta didik harus dapat dipertanggungjawabkan,”tandas Syrilus. Selain itu E-UKBM kata Syrilus, untuk menyelaraskan pemahaman guru tentang literasi digital.
Maria F. Sumartif, S.Pd salah satu peserta menilai Workshop ini sangat bermanfaat bagi guru untuk mendesain pembelajaran yang lebih menarik. “Peserta didik adalah generasi milenial yang lekat dengan dunia digital maka pembelajaran harus didesain dengan media digital. Sebagai guru harus literat dengan media,” ujar Guru Bahasa Jerman SMAK Frateran Maumere ini. *** ( Yuven Fernandez)
Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru