Soal Pokir, PAN Tuding Pemerintah Adu Domba Anggota DPRD Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus (paling kanan)

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus (paling kanan)

Maumere-SuaraSikka.com: Pendekatan politis DPRD Sikka atau yang familiar dengan sebutan pokok-pokok pikiran (pokir) kembali menyeruak di Gedung DPRD Sikka. Fraksi PAN menuding pemerintah untuk tidak mengadudomba 35 anggota DPRD Sikka.
Sikap politik ini disampaikan Sekretaris Fraksi PAN Filario Charles Bertrandi pada rapat paripurna, Selasa (23/10). Ranpat paripurna ini dengan agenda mendengarkan pemandangan umum fraksi atas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2018. Rapat itu dipimpin KetuA DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa, dihadiri Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dan pimpinan organisasi perangkat daerah dalam lingkup Pembkab Sikka.
Fraksi PAN meyakini adanya perlakuan berbeda dan sangat diskriminatif dari pemerintah terhadap anggota DPRD Sikka terkait pos belanja modal melalui pendekatan politis. Filario Charles Bertrandi mempertanyakan alasan pemerintah menerapkan perilaku diskriminatif.

Berita Terkait:


Menurut Fraksi PAN, dalam pelaksanaan APBD Sikka TA 2018, ada sejumlah anggota DPRD Sikka yang usulan pendekatan politisnya terlaksana seluruhnya sesuai usulan awal. Sementara sebagian besar anggota DPRD Sikka terealisasi hanya dengan angka yang jauh di pbawah pagu yang disepakati bersama antara pemerintah dan DPRD Sikka.
“Pemerintah jangan adu domba di antara kami anggota DPRD. Ke-35 anggota DPRD mempunyai kedudukan dan hak yang sama. Ini sangat penting dalam perspektif kemitraan, yang mana harus benar-benar dihargai dan dihormati,” seru Filario Charles Bertrandi.
Dia mengatakan semua usulan pendekatan politis melalui 35 anggota DPRD Sikka adalah murni untuk kepentingan masyarakat dan sama-sama mendesak.
Sebelumnya masalah diskriminasi soal pagu anggaran pokir ini sudah pernah disentil Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi. Dia menyampaikan kekecewaannya kepada pemerintah terkait inkonsistensi terhadap pagu anggaran pokir.
Menurut Siflan Angi, sudah ada komitmen yang menyatakan pagu anggaran pokir senilai Rp 1 miliar untuk tiap anggota DPRD Sikka. Namun akhirnya komitmen ini dilanggar, di mana terjadi pagu anggaran yang baru yakni antara Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar, bahkan ada yang lebih dari Rp 1 miliar.
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo belum sempat diklarifikasi tentang tudingan diskriminatif ini. Namun spontan dia menulis pada dinding akun facebooknya dengan mengutip sebuah peribahasa anjing menggonggong kafilah berlaku. Diduga tulisan itu unyuk menyentil sikap politik Siflan Angi.
Kepala Bapelitbangda Kabupaten Sikka Alvin Pareira yang dihubungi pekan lalu, tidak mau memberikan komentar tentang tudingan diskriminasi pagu anggaran pokir. Dia mengarahkan media langsung menanyakan kepada Sekretaris daerah Kabupaten Sikka selaku Ketua Tim Anggaran Pemkab Sikka. Hingga saat ini Sekda Sikka belum berhasil ditemui.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA