Yustin Histeris Lihat Usus Keluar dari Jasad Adiknya

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Desember 2018 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yustin Berek Mulan (depan) sedang menangis histeris melihat jasad adiknya Damianus Ola Lewar yang mengalami kecelakaan kerja di PT Waigete Abadi, Sabtu (8/12)

Yustin Berek Mulan (depan) sedang menangis histeris melihat jasad adiknya Damianus Ola Lewar yang mengalami kecelakaan kerja di PT Waigete Abadi, Sabtu (8/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Isak tangis mewarnai keluarga Damianus Ola Lewar, karyawan PT Waigete Abadi yang pada Sabtu (8/12) mengalami kecelakaan kerja pada perusahaan Aspal Mixing Plan (AMP) tersebut. Yustin Berek Mulan menangis histeris melihat jasad adik kandungnya dengan usus yang terburai keluar.
Dia berteriak-teriak memanggil nama adik kandungnya, ketika Tim Inafis dan beberapa polisi dari Polsek Waigete menggotong jasad Damianus Ola Lewar yang sudah dimasukka ke dalam kantong plastik berwarna putih. Perempuan muda itu histeris sampai memukul-mukul tanah.
Yustin Berek Mulan mengetahui kematian Damianus Ola Lewar yang biasa disapa Darmo dari suaminya yang bernama Marsianus Namut. Suami Yustin ini juga adalah salah satu pekerja PT Waigete Abadi. Marsianus Namut tiba di lokasi perusahaan yang terletak sekitar 18 kilometer dari Kota Maumere, kira-kira pukul 08.00 Wita.

Berita Terkait:


“Waktu saya tiba di sini, dapat informasi dari kawan-kawan kerja bahwa adik ipar saya terjepit mesin penggilingan aspal. Katanya kejadian sekitar jam 07.00 Wita. Saya langsung telepon istri, infomasikan, dan minta dia datang ke lokasi kejadian,” cerita Marsianus Namut, Sabtu (8/12) di lokasi kejadian.
Yustin menuturkan Darmo adalah adik satu-satunya. Korban berhenti pada sekolah dasar kelas 5. Setelah berhenti sekolah, korban kemudian membantu keluarga kerja di kebun. Setelah itu dia mengikuti kakak iparnya, bekerja di PT Waigete Abadi.
“Dia baru kerja 1 bulan lebih, ikut dengan suami saya. Saya tidak tahu di sini di kerja apa. Kadang-kadang pulang ke rumah, kalau lagi ada kerjaan dia tidur di sini, katanya ada basecamp,” ujar Yustin Berek Mulan, peremouan yang tinggal di Dusun Tanabae Desa Ojang Kecamatan Talibura.
Dia mengaku terpukul sekali dengan peristiwa kematian adiknya. Saat pertama kali melihat adiknya dalam posisi terjepit di mesin penggilingan aspal, Yustin Berek Mulan langsung lemas. Dia tidak percaya adiknya harus mengalami kematian dengan cara seperti itu.
Saat datang ke lokasi kejadian, Yustin membawa juga akte kelahiran dan kartu keluarga. Katanya dua dokumen itu diminta oleh manajemen perusahaan. Dia sendiri tidak tahu untuk apa dua dokumen tersebut. Sampai dengan jasad Darmo dibawa ke RSUD TC Hillers, Yustin belum menyerahkan dua dokumen tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA