BPBD Sikka Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Tanaduen

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 13 Agustus 2019 - 23:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Blatat mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Sikka, Senin (12/8)

Warga Dusun Blatat mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Sikka, Senin (12/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka terus memantau perkembangan darurat kekeringan dan krisis air bersih di wilayah itu. Pada Senin (12/8), institusi ini menyalurkan 15.000 liter air bersih untuk warga masyarakat di Dusun Blatat Desa Tanaduen Kecamatan Kangae.
Pantauan media ini, sebuah kendaraan tangki milik BPBD Sikka mengangkut air bersih dengan kapasitas 5.000 liter. Kendaraan itu tiga kali bolak-balik Maumere-Blatat sejauh kirang lebih 10 kilometer. Air bersih didistribusi pada 3 kran umum yang terletak di rumah-rumah masyarakat.
Sejumlah warga masyarakat menyambut gembira kehadiran tangki air yang memuat air bersih. Mereka beramai-ramai membawa jeriken dan ember untuk mendapatkan air bersih yang langsung disalurkan dari mobil tangki air milik BPBD Sikka.
Theresia Servina, warga Dusun Blatat, mengaku selama ini kesulitan air bersih. Selama ini mereka hanya mengandlkan air tadah hujan. Kalau memasuki musim kemarau, mereka terpaksa membeli air dari perusahaan swasta. Untuk satu tangki dengan kapasitas 5.000 liter, biasanya dibeli dengan kisaran harga dari Rp 120.000 hingga Rp 140.000.
“Kami di sini susah air bersih, apalagi musim kemarau begini. Sebagian besar masyarakat dapat air bersih dengan cara membeli. Jadi hari ini senang sekali bisa dapat air bersih gratis dari pemerintah,” ujar perempuan itu.
Kepala Desa Tanaduen Maria Simporosa Winansi yang ditemui di Dusun Blatat tampak kaget ketika mengetahui BPBD Sikka menyalurkan air bersih untuk warga di dusun itu. Dia mengatakan sesungguhnya warga membutuhkan air bersih, namun dia sendiri belum mengajukan permohonan bantuan air bersih.
“Saya baru mau ajukan surat ke kecamatan untuk permohonan bantuan air bersih. Ternyata hari ini sudah ada bantuan, jadi kami terima saja,” ujar Maria Simporosa Winansi.
Desa Tanaduen terdiri dari tiga dusun yakni Blatat, Habigete, dan Bolawolon. Dari tiga dusun ini yang paling kesulitan air bersih adalah warga masyarakat di Dusun Blatat dan Habigete, serta sebagian di Bolawolon. Maria Simporosa Winansi mengatakan selama ini warga masyarakat membeli air bersih dengan menggunakan uang hasil penjualan asam.
Amandus Ratason, warga Dusun Bolawolon berharap setelah distribusi air bersih ke kran-kran umum, ada pengaturan yang tertib sehingga warga masyarakat bisa mendapatkan air bersih secara adil dan merata.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terbaru

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA