Waspada! Bongkahan Batu Besar di Bibir Bukit, Ancam Nyawa Pelintas Jalan di Magepanda

    0
    67
    Waspada! Bongkahan Batu Besar di Bibir Bukit, Ancam Nyawa Pelintas Jalan di Magepanda
    Bongkahan batu besar yang mengancam nyawa pelintas jalan
    Maumere-SuaraSikka.com: Pelintas Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda diingatkan untuk waspada. Sebuah bongkahan batu besar persis berada di bibir bukit, mengancam nyawa manusia.
    Batu yang rawan makan korban ini letaknya di Desa Kolisia B. Dia berada di ketinggian bukit, kurang lebih 10 meter. Posisi batu berukuran besar itu persis di bibir bukit. Bukit itu sendiri langsung berdekatan dengan ruas Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda.
    Jika melintasi ruas jalan ini, baik dari arah Maumere maupun dari arah Magepanda, bongkahan batu besar itu sudah bisa terlihat jelas. Para pelintas jalan yang mengetahui kondisi rawan maut, biasanya antisipatif dengan menaikkan kecepatan kendaraan.

    Waspada! Bongkahan Batu Besar di Bibir Bukit, Ancam Nyawa Pelintas Jalan di Magepanda

    Pantauan media ini di lokasi rawan maut, bongkahan batu besar itu benar-benar menebar maut. Dikuatirkan jika terjadi angin kencang atau getaran pada dinding bukit atau juga longsoran, bongkahan batu besar itu bisa saja terguling ke bawah dan jatuh ke badan jalan.
    Seorang pelintas jalan, warga daerah sekitar, sempat mengingatkan media ini untuk hati-hati melewati ruas jalan itu. Dia pun menunjuk ke arah bongkahan batu besar.
    “Hati-hati Om, ada batu besar di atas bukit, yang hampir jatuh,” ingat dia.
    Pelintas jalan yang mengendarai sepeda motor itu tidak bisa memastikan kapan bongkahan batu besar itu bisa nyasar di bibir bukit. Dia hanya memperkirakan sudah lebih dari satu minggu. Dia memperkirakan bongkahan batu besar itu terguling dari ketinggian, dan berhenti di bibir bukit.
    Kepala BPBD Propinsi NTT Thomas Bangke, Jumat (17/1), menjelaskan berdasarkan peta risiko bencana, Flores masuk dalam daerah kategori rawan longsor tingkat tinggi. Dia menegaskan kondisi ini sudah disampaikan ke para bupati untuk segera mengaktifkan Tim Reaksi Cepat dan Tim Kaji Cepat. *** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini