Waspada! Bongkahan Batu Besar di Bibir Bukit, Ancam Nyawa Pelintas Jalan di Magepanda

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2020 - 22:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkahan batu besar yang mengancam nyawa pelintas jalan

Bongkahan batu besar yang mengancam nyawa pelintas jalan

Maumere-SuaraSikka.com: Pelintas Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda diingatkan untuk waspada. Sebuah bongkahan batu besar persis berada di bibir bukit, mengancam nyawa manusia.
Batu yang rawan makan korban ini letaknya di Desa Kolisia B. Dia berada di ketinggian bukit, kurang lebih 10 meter. Posisi batu berukuran besar itu persis di bibir bukit. Bukit itu sendiri langsung berdekatan dengan ruas Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda.
Jika melintasi ruas jalan ini, baik dari arah Maumere maupun dari arah Magepanda, bongkahan batu besar itu sudah bisa terlihat jelas. Para pelintas jalan yang mengetahui kondisi rawan maut, biasanya antisipatif dengan menaikkan kecepatan kendaraan.

Waspada! Bongkahan Batu Besar di Bibir Bukit, Ancam Nyawa Pelintas Jalan di Magepanda

Pantauan media ini di lokasi rawan maut, bongkahan batu besar itu benar-benar menebar maut. Dikuatirkan jika terjadi angin kencang atau getaran pada dinding bukit atau juga longsoran, bongkahan batu besar itu bisa saja terguling ke bawah dan jatuh ke badan jalan.
Seorang pelintas jalan, warga daerah sekitar, sempat mengingatkan media ini untuk hati-hati melewati ruas jalan itu. Dia pun menunjuk ke arah bongkahan batu besar.
“Hati-hati Om, ada batu besar di atas bukit, yang hampir jatuh,” ingat dia.
Pelintas jalan yang mengendarai sepeda motor itu tidak bisa memastikan kapan bongkahan batu besar itu bisa nyasar di bibir bukit. Dia hanya memperkirakan sudah lebih dari satu minggu. Dia memperkirakan bongkahan batu besar itu terguling dari ketinggian, dan berhenti di bibir bukit.
Kepala BPBD Propinsi NTT Thomas Bangke, Jumat (17/1), menjelaskan berdasarkan peta risiko bencana, Flores masuk dalam daerah kategori rawan longsor tingkat tinggi. Dia menegaskan kondisi ini sudah disampaikan ke para bupati untuk segera mengaktifkan Tim Reaksi Cepat dan Tim Kaji Cepat. *** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA