Menara Lonceng dan Pudarnya Kepercayaan kepada Roma

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Januari 2023 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung

Keberhasilan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah antara lain diukur dengan adanya urusan yang apik (baik), dalam hal ini berkaitan dengan urusan wajib dan urusan pilihan sebagai diamanatkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Hakikatnya pemerintah daerah harus mengutamakan urusan wajib berupa pendidikan, kesehatan, penataan ruang, perumahan rakyat serta ketertiban sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan urusan pilihan seperti pembangunan taman-taman cantik dan momentum-momentum penghias lainnya.

Pertanyaannya, pembangunan menara lonceng merupakan bagian dari urusan wajib atau pilihan?

Bupati dan/atau Wakil Bupati serta Sekda Sikka, dalam hal ini sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Menara Lonceng, yang paling tahu dan bisa menjawab kegundahan publik Nian Tana Sikka.

Rencana pembangunan menara lonceng sebenarnya bagi warga Nian Tana Sikka merupakan kebijakan prestisius di era pemerintahan Bupati Sikka Robi Idong dan Wabup Sikka Romanus Woga (Roma).

Menara lonceng sebagai suatu simbol keindonesian dengan multikultur dihadirkan di Nian Tana Sikka yakni di Stadion kebanggaan Gelora Samador da Cunha.

Atas dasar ini, Bupati dan Sekda mempunyai niat mulia melakukan pembangunan tempat bersejarah ini dengan alasan iman, di mana pemimpin Katolik sedunia Paus Johanes Paulus II (Almahrum) pernah melakukan perayaan misa konselebran.

Apalagi peletakkan batu pertama pembangunan menara lonceng sebagai perwujudan iman umat Nasrani Sikka sudah menghadirkan pimpinan tertinggi Gereja Katolik Sikka, Mgr Edwaldus Martinus Sedu.

Dari sini publik bisa menilai bahwa Pemkab Sikka wajib  melaksanakannya hingga rampung. Kapan mulai dan kapan selesainya hanya Bupati dan Sekda yang mampu memastikan.

Bangun Kepercayaan Publik
Masa kepemimpinan Bupati Robi Idong dan Wakil Bupati Romanus Woga tinggal 9 bulan lagi. Tepatnya September 2023 keduanya berhenti.

Waktu yang tersisa ini setidaknya Roma harus kembali berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kepercayaan publik Nian Tana Sikka. Caranya yakni dengan menjaga dan meningkatkan kualitas kerja dalam melayani masyarakat Sikka.

Masyarakat yakin, pemerintahan Roma punya kemauan baik. Apalagi bila duet ini kompak dengan semua jajajaran (para kepala dinas/badan), termasuk semua ASN Pemkab Sikka, dan berusaha keras menanggapi kepentingan masyarakat secara partisipatori, inklusif dan bisa diandalkan.

Artinya dengan sisa waktu tersebut, pekerjaan penting yang belum tuntas termasuk menara lonceng harus segera rampung berdiri megah di jantung Kota Maumere.

Jika itu yang terjadi, maka masyarakat Nian Tana Sikka akan kembali percaya bahwa Roma dan dinas-dinas  yang dipimpinnya memang mampu bekerja alias top cher.

Catatannya yakni harus konsisten dalam mematuhi peraturan/ regulasi, petunjuk dan prosedur yang benar.

Hanya dengan itulah rakyat bisa menilai bahwa pemerintah menjalankan mandat dan tanggungjawabnya secara benar. Dan, wajarlah rakyat memberi acungan jempol kepada pemerintahan Roma.

Akan berbeda, kalau yang terjadi justeru sebaliknya. Jika hingga September 2023 ternyata pembangunan menara lonceng masih saja dengan kondisi peletakan batu pertama, ini semakin membuktikan bahwa Roma keakenaan (kebanyakan) rencana atau janji. Itu artinya, kepercayaan publik Sikka makin pudar.

Incumbent
Tersiar berita dari akar rumput Nian Tana Sikka, bahwa Robi Idong masih kepingin maju pada Pilkada Sikka 2024 mendatang.

Itu sah-sah saja dalam alam demokrasi. Apalagi Robi Idong adalah incumbent yang diperkirakan sudah siap secara finansial.

Dan, bisa dipastikan elektabilitas Roby sudah ada jika dibandingkan dengan bakal calon lainnya. Robi Idong mempunyai “capital social” karena pernah memimpin Nian Tana Sikka.

Tetapi dengan berbagai fakta yang sementara terjadi di depan mata, sepertinya Robi Idong harus berpikir 1.000 kali lagi.

Publik Sikka tidak lupa dengan maraknya dugaan korupsi, rekening kas umum daerah kosong, uang kontraktor belum bisa dibayar, termasuk pembangunan menara lonceng yang hingga kini hanya janji tinggal janji. Sangat miris!***

Ditulis oleh Marianus Gaharpung, dosen FH Ubaya, tinggal di Surabaya

Berita Terkait

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA