Pada kesempatan itu Ketua KPU Sikka Herimanto mengingatkan PPK dan PPS untuk terus bekerja dengan baik sesuai aturan dan arahan-arahan secara hirarki mulai dari KPU Pusat, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten.
“Pa Ketua meminta PPK dan PPS harus mempelajari semua aturan dan petunjuk untuk bisa memastikan proses kerja yang dilakukan sudah benar, sehingga nantinya menghasilkan daftar pemilih yang akurat, menyeluruh, mutakhir dan berkualitas,” terang Yosef Fredianus Boy Gapo.
Mantan aktifis LSM ini menambahkan, pesan Ketua KPU Sikka bahwa setelah kegiatan ini, perlu dilakukan internalisasi secara baik, dengan membangun kelompok diskusi, melakukan pendalaman materi dan aturan-aturan baik di tingkat PPK maupun bersama PPS.
Dua hal yang menjadi penegasan penting Ketua KPU Sikka dalam menjamin daftar pemilih yang berkualitas, jelas Yosef Fredianus Boy Gapo, yakni PPK dan PPS harus melakukan koordinasi dan monitoring secara baik, antara PPK dan PPS baik maupun PPS dan Pantarlih.
“Jadi kalau kita mau daftar pemilih kita berkualitas maka setelah internalisasi, pertama lakukan koordinasi dengan baik kepada pihak pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, stakeholder lainnya seperti pihak gereja, masjid, kapela dan lain-lain, dan kedua lakukan monitoring PPK kepada PPS terhadap proses pembentukan Pantarlih juga pelaksanaan pencoklitan,” jelas Jurubicara KPU Sikka.
Setelah seremoni pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian materi Bimtek oleh Ketua Divisi Data dan Informasi La Hajimu dan operator Sidalih Mario Yoselfus W Gare. Kegiatan ini dipandu moderator Kepala Sub Bagian Perencanaan Data dan Informasi Cornelius Mauritius.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












