Mengenal Sosok Markus Solo Kewuta, Imam Pendamping Paus Fransiskus

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2024 - 11:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,205 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Markus Solo Kewuta menjadi penterjemah dialiog antara Paus Fransiskus dan Presiden Joko Widodo

Pater Markus Solo Kewuta menjadi penterjemah dialiog antara Paus Fransiskus dan Presiden Joko Widodo

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah pemandangan yang tidak biasa saat Paus Fransiskus melaksanakan kunjungan apostolik di Indonesia.

Sejak tiba di tanah air, Selasa (3/9) hingga sejumlah kegiatan yang dilaksanakan Sri Paus, Petinggi Gereja Katolik Sedunia itu didampingi seorang Imam misionaris. Wajah Imam itu khas Asia, dan sangat Indonesia.

Saat berinteraksi dengan sejumlah pejabat, imam tersebut selalu berada di samping Paus Fransiskus untuk meneruskan pesan yang disampaikan. Banyak netizen pun salah fokus dengan keberadaan Imam tersebut.

Belakangan baru diketahui Imam tersebut adalah Pater Markus Solo Kewuta, SVD. Dia berasal dari Ilebura Kabupaten Flores Timur Propinsi NTT, dan kini tinggal di Vatikan Roma.

Baca Juga :  Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Pater Markus Solo Kewuta ditugaskan menjadi penerjemah Paus Fransiskus selama melaksanakan kunjungan di Indonesia.

Imam SVD yang kini berusia 54 tahun itu selain memiliki tugas sebagai penerjemah, juga sejak lama ditugaskan sebagai staf Penasehat pada Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID) di Vatikan.

Berita Terkait

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat
Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar
Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara
Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia
Istana Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi pada 1 April 2026
PDI Perjuangan Soroti Wacana Potong Gaji Pejabat, Minta Pemerintah Benahi Anggaran K/L
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WITA

Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Berita Terbaru