Celoteh Camat Alok tentang Stunting Bikin Ibu-Ibu Tertawa Ngakak

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Desember 2024 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 759 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Alok Cherry Newar

Camat Alok Cherry Newar

“Paling penting adalah bagaimana mengurus makanan bergizi bagi anak. Ini saya lihat Mama-Mama badan gemuk gemoy semua, tapi anak stunting,” celoteh Camat Alok disambut tertawa ibu-ibu balita stunting.

Dia lalu melanjutkan celoteh itu dengan motivasi dan imbauan yang “menampar” wajah ibu-ibu balita stunting.

“Sebagai orang tua, kita harus malu,” ujar dia lagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paket bantuan dan sembako bagi 186 balita stunting pada 4 kelurahan di Kecamatan Alok merupakan kolaborasi sinergitas antara Kadin Sikka, Unipa Maumere, dan KTM. Ketua Kadin Sikka Harry Jepira, Rektor Unipa Maumere Geri Gobang dan Ketua KTM Lie Arifin Lifindra turun langsung menyerahkan bantuan.

Baca Juga :  Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kolaborasi 3 lembaga ini diberi tajuk yang menggugah yakni “Langkah Kecil, Dampak Besar: Bersama Melawan Stunting”. Seruan ini seolah mengajak perhatian dan kepedulian banyak orang agar ikut ambil bagian dalam mencegah stunting, tidak saja di Kecamatan Alok, tapi secara umum di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Imigrasi NTT Gagalkan Keberangkatan 3 WNA Cina ke Australia, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Sinergitas Imigrasi Kupang

Kasus stunting di Kabupaten Sikka cenderung menurun, meski demikian jumlahnya masih sangt tinggi. Tahun 2023, tercatat balita stunting berjumlah 3.327 anak atau setara 15,3 persen. Jumlah berkurang menjadi 2.677 atau setara 12,1 persen pada tahun ini.*** (eny)

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru