Jumlah ODGJ di Sikka Capai 1.220 Orang, Pemerintah Tidak Berdaya

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 550 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Sikka Propinsi NTT mencapai 1.220 orang. Pemerintah daerah setempat sepertinya tidak berdaya dengan realitas ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus menyebut jumlah ODGJ meningkat drastis selama 7 tahun terakhir ini sejak tahun 2018. Dia bahkan meyakini terjadi lagi peningkatan pada tahun 2025 ini.

“Saya yakin tahun ini akan meningkat lagi,” ujar Petrus Herlemus pada kegiatan Pelatihan Kesehatan Jiwa kepada Wartawan di Hotel Pelita, Kamis (13/3).

Dari jumlah 1.220 ODGJ di Sikka, sebanyak 1.045 orang tergolong ODGJ berat. Mirisnya, hanya 574 orang atau 54,9 persen yang mendapatkan pelayanan kesehatan standar, sedangkan 471 orang belum tersentuh pelayanan kesehatan.

Petrus Herlemus menambahkan terdapat 48 orang yang dalam kondisi dipasung, terdiri dari 41 orang berada di rumah aman, dan 7 orang dalam bentuk pasung kayu. Mereka yang dipasung tergolong ODGJ berat.

Baca Juga :  Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Dia mengatakan sejujurnya dari realitas jumlah ODGJ, Kabupaten Sikka sudah masuk level darurat. Dinas Kesehatan, kata dia, setiap kali Musrenbang sudah mengusulkan langkah-langkah penanganan. Namun usulan institusi teknis, kata dia, selalu tidak diakomodir.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru