Remas Payudara Gadis 25 Tahun, Mantan Kepala Desa di Sikka Diseret ke Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,935 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang mantan kepala desa di Kabupaten Sikka berinitial SN ditengarai terlibat dalam kekerasan seksual terhadap seorang gadis berusia 25 tahun. MD, korban kekerasan seksual telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Sikka, Rabu (12/3).

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Jermi Soludale menjelaskan kasus kekerasan seksual ini terjadi pada Sabtu (1/3) lalu sekitar pukul 21.30 Wita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu SN bertindak seperti dukun, melakukan penerawangan terhadap korban. Dari hasil terawang, SN menyebut korban sedang sakit dan jika tidak diobati akan meninggal. Kuatir dengan dirinya, korban pun bersedia diobati SN.

Baca Juga :  Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

SN menyuruh korban masuk ke dalam kamar. Lalu korban disuruh berbaring, dan SN kemudian mulai mengobati korban. Mantan kepala desa ini menyuruh MD mengangkat baju dan mulai meraba perut korban.

Ternyata model pengobatan mulai membias. SN juga menyuruh korban mengangkat bra ke atas, lalu dia mulai meramas payudara dan menarik puting susu gadis itu.

“Terlapor sempat tanya, rasa geli tidak? Korban menjawab tidak rasa geli tapi rasa sakit,” demikian keterangan Ipda Jermi Soludale.

Baca Juga :  Cegah Korban DBD Bertambah, Bupati Sikka Bakal Panggil Seluruh Pemangku Kepentingan

Setelah itu, SN menyuruh korban menurunkan celana hingga ke paha. Kemudian SN menekan selangkangan dan alat kemaluan korban.

“Terlapor tanya lagi, kau terangsang tidak? Korban menjawab tidak, namun sakit,” ujar Ipda Jermi Soludale.

Korban yang merasa perbuatan SN sudah mencederai harkat dan martabatnya sebagai perempuan, kemudian melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres Sikka dengan
Nomor LP/B/42/III/2025/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT, tanggal 12 Maret 2025.*** (eny)

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru