Pemimpin Pelayan dan Anestesi: Sebuah Epilog

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 618 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didinong GF Say

Didinong GF Say

Banyak pemimpin daerah di Indonesia  di masa lalu maupun dewasa ini yang disanjung dan disegani karena memiliki manajemen kekuasaan yang berimbang, baik ke atas sekaligus ke samping. Mereka itu komunikator yang andal.

Ketika berkuasa, mereka ibarat maestro yang cakap men-direct sebuah orkestrasi, kumpulan para artis seniman musik sehingga bisa men-deliver sebuah komposisi indah dengan mulus dan kompak bagi audiens. Beberapa pemimpin di Sikka di masa lalu pernah disegani dan menjadi panutan karena piawai sebagai dirigen kekuasaan.

Bego Ata Mate
Reaksi spontan kaget mendapat berita kematian seseorang dalam kultur masyarakat Sikka sering disebut dengan ungkapan bego ata mate. Substansi kearifan lokal ini pertama-tama terletak pada nilai reflektif sekaligus rekonsiliatif. Menyadarkan sekaligus mendamaikan. Hapus semua pertikaian termasuk utang piutang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus kematian pasien ibu dan anak di RSUD TC Hillers Maumere terkait ketiadaan dokter anestesi belum lama ini sempat memicu polemik hangat di kalangan warga Maumere dan viral. Syukur bahwa masalah spesialis anestesi ini cepat terselesaikan karena intervensi Melki Laka Lena Gubernur NTT yang pernah sangat berpengalaman dalam berbagai persoalan pelayanan negara di bidang medis, termasuk penanganan pandemi Covid 19 beberapa tahun lalu.

Mudah-mudahan, sebagaimana ungkapan bego ata mate, dengan penyelesaian kasus tersebut di atas terbit kesadaran baru dan suasana kondusif. Secara umum dalam berbagai masalah dan bidang kehidupan publik, khususnya dalam pengelolaan kekuasaan di daerah.

Para penguasa, penentu kebijakan pengambil keputusan tidak perlu ragu segera kembali ke fitrah sebagai pelayan publik yang siap bekerja sekuatnya, tulus mengabdi masyarakat, rendah hati, penuh kasih sayang.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA