Khvicha Kvaratskhelia memanfaatkan celah di lini belakang Inter usai menerima umpan terobosan dari Ousmane Dembélé. Dalam situasi satu lawan satu dengan Sommer, pemain asal Georgia itu menyelesaikannya dengan cerdik lewat sepakan chip. Skor menjadi 4-0.
Tidak puas sampai di situ, PSG menutup pesta gol mereka lewat kontribusi pemain pengganti, Senny Mayulu pada menit ke-86. Setelah bekerja sama dengan Bradley Barcola, Mayulu melepaskan tembakan keras dari sisi kiri kotak pinalti yang menghujam pojok gawang tanpa bisa diantisipasi Sommer. Skor telak 5-0 menandai dominasi mutlak PSG di laga final.
Gelar Pertama
Kemenangan ini menjadi gelar Liga Champions pertama bagi PSG sepanjang sejarah klub.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemenangan besar ini juga mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan baru di Eropa, menyempurnakan musim dengan raihan treble setelah sebelumnya menjuarai Ligue 1 dan Coupe de France.
Bagi Inter Milan, kekalahan ini menjadi mimpi buruk di panggung final. Mereka gagal mengimbangi intensitas dan kualitas permainan PSG, dan harus menerima kenyataan sebagai tim pertama yang kebobolan lima gol di final Liga Champions.
Inter juga kalah dua final Liga Champions terakhir setelah tumbang di final 2023 lawan Manchester City.*** (*/eny)


Ikuti Kami
Subscribe












