

Larantuka-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan terus menjadi fenomenal. Program JKN mendapat apresiasi karena sangat membantu masyarakat Indonesia.
Sesilia Desy Permatasari, seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Flores Timur Propinsi NTT mengaku bersyukur dengan hadirnya Program JKN. Banyak warga kurang mampu yang sangat terbantu berkat program yang berprinsip gotong-royong ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan 30 tahun ini menjadi peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Awalnya dia bersama kakak adik menjadi peserta karena tanggungan ayahnya yang seorang Pegawai Negeri Sipil. Setelah menjadi PPPK di Kantor Camat Ile Mandiri, statusnya dialihkan menjadi peserta PPU.
Sesilia Desy Permatasari dan anggota keluarga terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Puskesmas Larantuka. Dia sendiri sudah beberapa kali menggunakan layanan kesehatan melalui Program JKN.
Salah satu pengalaman berharga yaitu beberapa waktu lalu ketika dia melahirkan anak kedua. Proses persalinan berjalan lancar. Pelayanan bidan dan perawat sangat baik. Setelah melahirkan, dia juga rutin melakukan kontrol di Puskesmas. Semua biaya dijamin Program JKN.
“Saya jadi PPPK di tahun 2024, kebetulan pas lagi hamil. Jadi waktu itu selesai pemberkasan saya sudah menjadi peserta JKN, dan dapat tanggungan jaminan kesehatan dari tempat kerja. Jadi waktu proses persalinan sudah bisa menggunakan JKN,” cerita dia pada akhir Juli lalu.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












