Usai sosialisasi, beberapa hari setelah itu masih banyak warga masyarakat yang mendatangi Kantor Camat Ile Mandiri untuk mendapatkan informasi tentang Program JKN. Misalnya, kata dia, banyak warga yang tidak tahu status kepesertaan.
“Ada yang setelah datang ke fasilitas kesehatan ketika akan berobat baru mengetahui bahwa kepesertaannya tidak aktif. Termasuk beberapa masyarakat yang ke Kantor Camat dan menanyakan alasan tidak lagi aktif,” ujar dia.
Sebagaimana tekadnya bersama kawan-kawan di Kantor Camat Ile Mandiri, Sesilia Desy Permatasari membantu memberikan edukasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Banyak masyarakat yang tanya kenapa mereka tidak lagi ditanggung pemerintah. Biasanya kami memberikan edukasi agar mereka sering mengecek kepesertaannya. Termasuk untuk melaporkan perubahan data kartu keluarga, agar yang terdata adalah data yang valid. Untuk data ditanggung pemerintah atau tidak juga berpengaruh kepada kuota dari Dinas Sosial. Kalau ada kuota bisa dapat didaftar, yang penting membawa surat keterangan tidak mampu,” ujar dia.
Salah satu aplikasi yang dikembangkan Kementerian Sosial adalah aplikasi Sistem Informasi dan Komunikasi untuk Penyelenggaraan Program Perlindungan dan Jaminan Sosial (SIKS-NG). Maka penting sekali untuk operator desa melaporkan lewat aplikasi ini agar data yang masuk dapat diproseslebih lanjut. (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












