Massa Aksi Tuntut Hadirkan Dokter Anestesi, Bupati Sikka: Sedih, Dokter Ada

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 653 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IFTK Ledalero dan GMNI Sikka menggelar aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (3/11)

IFTK Ledalero dan GMNI Sikka menggelar aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (3/11)

Kepada massa aksi dari IFTK Ledalero dan GMNI Sikka, termasuk di dalamnya terlibat juga Pater Vande Raring SVD, Bupati Sikka berharap mahasiswa harus fair dalam memberikan pendapat.

“Tadi pagi di apel saya bilang sampai hari ini orang bilang dokter anestesi tidak ada, ini kan kacau, padahal dokter ada. Tolong, jaga psikologis masyarakat, jaga psikolog dokter,” ujar dia.

Baca Juga :  Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Bupati Sikka mengatakan saat ini di RSUD TC Hillers Maumere ada dokter anestesi yang menggantikan Dokter Yoga karena telah lulus sebagai PPPK. Pemerintah, kata dia, terus mengupayakan menambahkan dokter anestesi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam waktu dekat akan ada dokter residen dari UGM. Kami juga terus melakukan upaya investasi dengan mengirim anak-anak kita mengikuti spesialis anestesi,” ujar dia.

Baca Juga :  Imigrasi NTT Gagalkan Keberangkatan 3 WNA Cina ke Australia, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Sinergitas Imigrasi Kupang

Penjelasan Bupati Sikka bahwa dokter anestesi ada, dan meminta mahasiswa menyampaikan secara jujur, sempat membuat Iko Goban tersinggung. Dia lalu memotong pembicaraan Bupati Sikka. Kondisi ini melahirkan ketegangan gara-gara etika dalam dialog. Bupati Sikka sempat meninggalkan forum dialog, namun setelah itu melanjutkan kembali dialog setelah suasana ketegangan mulai mereda.*** (eny)

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru