DBD Mulai Ancam Warga Sikka, 1 Anak Perempuan 11 Tahun Meninggal Pagi Tadi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,014 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasien di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (10/1)

Suasana pasien di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (10/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) diam-diam tengah mengancam masyarakat Kabupaten Sikka. Kabar terkini, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, meninggal dunia Sabtu (10/1) dinihari di RSUD TC Hillers Maumere pukul 03.02 Wita.

Ini adalah korban meninggal dunia pertama pada tahun 2026. Bahkan sepanjang tahun 2025, meski kasus DBD cukup banyak yakni 353 kasus, tidak ada satu pun korban meninggal dunia.

Data yang dihimpun dari RSUD TC Hillers, korban meninggal dunia adalah Febriana Fianti yang beralamat di Potet Dusun Kewagunung Desa Seu Sina Kecamatan Kewapante.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan kasus kematian seorang anak akibat DBD.

“Ya, meninggal tadi pagi, saya masih pastikan dulu penegakan diagnosanya dari rumah sakit,” terang Petrus Herlemus yang belum lama ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Baca Juga :  4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

Petrus Herlemus menjelaskan korban mengalami demam sejak Senin (5/1) lalu. Korban baru dibawa ke RSU Santo Gabriel Kewapante pada Kamis (8/1) dalam kondisi kritis. Saat itu korban langsung dirujuk ke RSUD TC Hillers. Namun karena kondisi sudah kritis sehingga tidak bisa tertolong.

Berita Terkait

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom
Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar
Dorong Prestasi Belajar, Yapenthom Beri Beasiswa Pendidikan kepada 6 Pelajar
4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom
Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas
Persami Maumere di Ujung Tanduk
Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian
Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31 WITA

Dorong Prestasi Belajar, Yapenthom Beri Beasiswa Pendidikan kepada 6 Pelajar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:16 WITA

4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas

Senin, 27 Juli 2026 - 20:23 WITA

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:08 WITA

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:57 WITA

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Berita Terbaru

Ketua Yapenthom Ricky Mane Pareira pose bersama sejumlah Kepala Sekolah dan guru di makam Raja Don Thomas, Kamis (30/7)

Daerah

Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:00 WITA