


Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) diam-diam tengah mengancam masyarakat Kabupaten Sikka. Kabar terkini, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, meninggal dunia Sabtu (10/1) dinihari di RSUD TC Hillers Maumere pukul 03.02 Wita.
Ini adalah korban meninggal dunia pertama pada tahun 2026. Bahkan sepanjang tahun 2025, meski kasus DBD cukup banyak yakni 353 kasus, tidak ada satu pun korban meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Data yang dihimpun dari RSUD TC Hillers, korban meninggal dunia adalah Febriana Fianti yang beralamat di Potet Dusun Kewagunung Desa Seu Sina Kecamatan Kewapante.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan kasus kematian seorang anak akibat DBD.
“Ya, meninggal tadi pagi, saya masih pastikan dulu penegakan diagnosanya dari rumah sakit,” terang Petrus Herlemus yang belum lama ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Petrus Herlemus menjelaskan korban mengalami demam sejak Senin (5/1) lalu. Korban baru dibawa ke RSU Santo Gabriel Kewapante pada Kamis (8/1) dalam kondisi kritis. Saat itu korban langsung dirujuk ke RSUD TC Hillers. Namun karena kondisi sudah kritis sehingga tidak bisa tertolong.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











