DBD Mulai Ancam Warga Sikka, 1 Anak Perempuan 11 Tahun Meninggal Pagi Tadi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,032 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasien di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (10/1)

Suasana pasien di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (10/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) diam-diam tengah mengancam masyarakat Kabupaten Sikka. Kabar terkini, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, meninggal dunia Sabtu (10/1) dinihari di RSUD TC Hillers Maumere pukul 03.02 Wita.

Ini adalah korban meninggal dunia pertama pada tahun 2026. Bahkan sepanjang tahun 2025, meski kasus DBD cukup banyak yakni 353 kasus, tidak ada satu pun korban meninggal dunia.

Data yang dihimpun dari RSUD TC Hillers, korban meninggal dunia adalah Febriana Fianti yang beralamat di Potet Dusun Kewagunung Desa Seu Sina Kecamatan Kewapante.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan kasus kematian seorang anak akibat DBD.

“Ya, meninggal tadi pagi, saya masih pastikan dulu penegakan diagnosanya dari rumah sakit,” terang Petrus Herlemus yang belum lama ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Petrus Herlemus menjelaskan korban mengalami demam sejak Senin (5/1) lalu. Korban baru dibawa ke RSU Santo Gabriel Kewapante pada Kamis (8/1) dalam kondisi kritis. Saat itu korban langsung dirujuk ke RSUD TC Hillers. Namun karena kondisi sudah kritis sehingga tidak bisa tertolong.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru