Dari hasil penelusuran Ambo Gaharpung, biaya pembangunan 4 Dapur SPPG milik AWK sudah dicairkan BGN dalam 2 tahap. Ambo Gaharpung menyesalkan sikap AWK yang sama sekali tidak punya niat membayar jasa kerja dia dan kawan-kawan.
“Tiap hari tukang dan buruh yang kerja bangunan tagih uang ke kami, nah kami belum bisa bayar, karena AWK belum bayar kami. Sepertinya AWK hanya mempermainkan kami saja,” ungkap Ambo Gaharpung.
Dia menambahkan sudah beberapa kali menghubungi AWK melalui chat pribadi. Namun mantan Ketua PMKRI itu tidak merespons. Dia.juga menghubungi Gaudensius Nong Pio, selaku orang yang memberikan pekerjaan 4 titik Dapur SPPG milik AWK. Kepada Gaudensius Nong Pio juga sudah diserahkan rincian perhitungan teknis dan keuangan perkerjaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ambo Gaharpung lalu menjelaskan ihwal pembangunan Dapur SPPG milik AWK. Dia diminta oleh Gaudensius Nong Pio untuk mengerjakan 6 titik dapur yaitu di Hokor, Wolomotong, Ghera, Lenandareta, Rejo, dan Leduwoga. Setiap unit dengan pagu anggaran Rp 340 juta, diberi uang muka perunit Rp 85 juta.
Dalam perjalanan, sesuai permintaan AWK, 2 titik yakni di Leduwoga dan Rejo diserahkan pekerjaan kepada orang lain. Ambo Gaharpung konsentrasi pada Hokor, Wolomotong, Ghera, dan Lenandareta. Dua titik di Hokor dan Wolomotong berhasil diselesaikan, sedangkan Gera dan Lenandareta dikerjakan hingga 80 persen saja.
Media ini sudah menghubungi AWK melalui pesan WhatsApp sejak 4 Juni 2026. Namun hingga berita ini diturunkan sama sekali tidak direspons. Gaudensius Nong Pio yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan dirinya sudah berupaya menghubungi AWK untuk menyampaikan keluhan Ambo Gaharpung.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












