PMKRI Maumere meminta pencocokan antara kondisi fisik dengan Detail Engineering Design (DED), Rancangan Anggaran Belanja (RAB), Bill of Quantities (BoQ), spesifikasi teknis, kontrak, dokumen pengadaan, laporan konsultan, berita acara pemeriksaan dan serah terima, dokumen pembayaran, serta dokumen pemeliharaan.
Pemeriksaan tersebut harus memastikan apakah mutu, volume dan spesifikasi pekerjaan yang dibayar benar-benar sesuai pekerjaan yang terpasang di lapangan.

Uji 3 Substansi
Terkait desakan tersebut, PMKRI Maumere meminta pemeriksaan difokuskan pada 3 aspek. Pertama, faktor gempa, termasuk kekuatan guncangan dan dampaknya terhadap struktur bangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua, faktor konstruksi, meliputi desain, material, struktur, pengerjaan, pengawasan dan pemeliharaan. Dan ketiga, tata kelola dan anggaran, termasuk proses perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan dan pembayaran.
“Ketiga aspek ini harus diperiksa secara terpisah. Jangan sampai kesimpulan mengenai faktor gempa menutup kemungkinan pemeriksaan terhadap konstruksi maupun tata kelola anggaran,” ujar Melki Bata.
MoU KSOP dan Kejaksaan Negeri Sikka
PMKRI Maumere juga meminta penjelasan terbuka mengenai substansi dan ruang lingkup MoU antara KSOP Kelas IV Laurentius Say dengan Kejaksaan Negeri Sikka. Keberadaan MoU tidak boleh dimaknai sebagai penghalang pemeriksaan apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












