

Maumere-SuaraSikka.com: Perjuangan guru-guru PPPK yang gagal ikut seleksi tahun 2023, berhasil membongkar manipulasi perekrutan guru agar bisa ikut seleksi.
Hal ini diungkapkan Anselmus Carles, guru Bahasa Inggris pada SMP Negeri 1 Maumere.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengungkapkan banyak kepala sekolah dan oknum-oknum tertentu yang nekad merekrut guru honor yang sudah bertahun-tahun bertugas pada sekolah swasta, kemudian memasukkan ke sekolah negeri.
Modus ini dilakukan dengan tujuan agar guru honor yang baru direkrut tersebut bisa mendaftarkan diri ikut seleksi Guru PPPK.
“Nanti Dapodik yang bersangkutan ditarik, lalu dimasukkan sebagai Prioritas 3 kebutuhan khusus guru non ASN sekolah negeri. Setelah daftar, mereka berhasil resume. Ini nyata terjadi,” ujar Anselmus Carles kepada media ini di Gedung DPRD Sikka, Selasa (3/10).
Anselmus Carles mengaku mengetahui praktik manipulatif ini setelah melakukan penelusuran pasca dirinya gagal mengikuti seleksi Guru PPPK.
“Ini baru 1 kasus. Saya yakin modus-modus seperti ini banyak terjadi di Kabupaten Sikka,” ujar dia.
Dia mengaku kecewa sekali dengan modus-modus kejahatan yang justeru terjadi pada dunia pendidikan.
“Saya guru honor di SMP Negeri 1 sudah sekian tahun. Harapannya tahun ini bisa ikut seleksi. Ternyata, malah guru honor yang baru kerja 2 bulan justeru mendapat prioritas,” kesal Anselmus Carles.
Masalah manipulasi ini kemudian dia sampaikan lagi saat rapat dengar pendapat bersama DPRD Sikka, Selasa (3/10).
Anselmus Carles berharap Pemkab Sikka melalui Dinas PKO dan BKDPSDM setempat agar lebih cerdas lagi melihat persoalan yang dialami 145 Guru PPPK kebutuhan khusus.
Untuk itu, dia mendesak Penjabat Bupati Sikka segera mencarikan solusi dan alternatif terbaik, agar masalah yang dialami 145 Guru PPPK kebutuhan khusus bisa teratasi.
Anselmus Carles bersama puluhan Guru PPPK kebutuhan khusus siang tadi bertemu lagi DPRD Sikka untuk memperjuangkan nasib mereka.
RDP dipimpin Ketua Komisi 3 Petrus da Silva. Hadir saat itu Kepala BKDPSDM Lukas Lawe bersama jajaran dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas PKO Sikka Alfred Miraflores.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












