Sampah Medis dan Non Medis di RSUD TC Hillers Maumere Meresahkan, Warga Sesak Napas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,280 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabriel Rudi Lameng mengeluh soal sampah medis dan sampah non medis saat RDP bersama DPRD Sikka, Senin (4/11)

Gabriel Rudi Lameng mengeluh soal sampah medis dan sampah non medis saat RDP bersama DPRD Sikka, Senin (4/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Sampah medis dan sampah non medis di RSUD TC Hillers Maumere di Kabupaten Sikka Propinsi NTT sangat meresahkan warga masyarakat sekitar. Bahkan ada warga yang mengalami sesak napas.

Kondisi ini diungkapkan Gabriel Rudi Lameng, perwakilan warga RT/RW 002/009 Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok ketika menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Senin (4/11).

Rudi Lameng menduga pengelolaan sampah medis dan non medis sangat tidak maksimal sehingga mengakibatkan dampak lingkungan yang tidak sehat.

Belum lagi, tambah dia, pembakaran sampah medis dan non medis sering kali berakibat buruk akibat pencemaran asap.

Kondisi lingkungan yang tidak sehat si sekitar RSUD TC Hillers Maumere , ujar Rudi Lameng, makin diperburuk dengan hadirnya kios-kios di sekitar situ. Pasalnya, kios tanpa kamar mandi dan toilet tersebut justeru dijadikan seperti rumah tinggal.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis memastikan sampah medis dan sampah non medis rumah sakit ditampung dalam ruangan khusus tersendiri di dalam kompleks rumah sakit tersebut. Penampungan dua jenis sampah ini dipisahkan.

Berita Terkait

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA